Menpan: Pencegahan Terorisme Harus Total

Ardi Mandiri | Suara.com

Selasa, 08 September 2015 | 01:46 WIB
Menpan: Pencegahan Terorisme Harus Total
Menteri PAN dan RB Yuddy Chrisnandi [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi(Menpan) Yuddy Chrisnandi mengatakan perlu ada sinergi secara total antara lembaga-lembaga pemerintah dengan segenap lapisan masyarakat untuk melakukan tindakan preventif dalam rangka penanggulangan terorisme di Tanah Air.

"Terorisme bukan sekadar isu biasa, tetapi merupakan sesuatu yang harus diwaspadai, dipahami, dan ditanggulangi bersama," kata Yuddy saat berkunjung ke Kantor Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan berkoordinasi dengan jajaran institusi yang dipimpin Saud Usman Nasution itu di Sentul, Bogor, Senin (7/9/2015).

Ia mengatakan pemerintah melalui BNPT telah menjalankan program penanggulangan dan pencegahan terorisme. Menurut Menpan, selama ini BNPT telah berada di jalur atau rel yang benar dalam melaksanakan misinya.

Ia juga mendukung penuh program Tahun Damai di Dunia Maya yang dicanangkan BNPT di tahun 2015. "Slogan itu cukup baik, semoga bisa dilaksanakan," kata dia.

Menpan berharap program itu tidak sekadar bisa meredam propaganda terorisme, namun juga bisa mengajak semua pihak untuk ikut peduli dengan isu-isu terorisme.

Menpan menilai berbicara terorisme itu adalah berbicara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu, ia mengajak semua pihak bersama BNPT bahu membahu dalam mencegah bahaya terorisme.

"Tidak hanya damai di dunia maya, tetapi kita harus bisa menciptakan perdamaian abadi, tidak hanya di Indonesia, tetapi di seluruh dunia," kata dia.

Menurut Yuddy, perdamaian itu bisa tercapai bila seluruh lapisan masyarakat mau ikut aktif dalam mencegah dan menanggulangi bahaya terorisme, mulai dari unsur masyarakat paling kecil sampai pejabat.

Kepala BNPT Saud Usman Nasution mengatakan pihaknya terus melaksanakan program pencegahan dan penanggulangan terorisme dengan melakukan sosialiasi dan dialog untuk memberikan pemahaman yang benar tentang bahaya terorisme.

Program itu dilakukan dengan menggandeng lembaga-lembaga terkait, baik itu antarlembaga pemerintah seperti Kementerian Ristek dan Dikti, Kementerian Agama, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pendidikan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, TNI, Polri, BIN maupun dengan perguruan tinggi, pesantren, ormas, dan komunitas dunia maya.

Selain itu, BNPT juga membentuk Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di 33 provinsi di Indonesia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Narapidana Terorisme Akan Dipisahkan dengan Tahanan Lain

Narapidana Terorisme Akan Dipisahkan dengan Tahanan Lain

News | Jum'at, 04 September 2015 | 01:03 WIB

Terkini

Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dipulangkan Pekan Depan, RI Tuntut Investigasi PBB

Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dipulangkan Pekan Depan, RI Tuntut Investigasi PBB

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:17 WIB

Militer AS Guncang, Kepala Staf Angkatan Darat Dipecat Mendadak di Tengah Perang Iran

Militer AS Guncang, Kepala Staf Angkatan Darat Dipecat Mendadak di Tengah Perang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:15 WIB

Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?

Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?

News | Jum'at, 03 April 2026 | 12:30 WIB

Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

News | Jum'at, 03 April 2026 | 12:16 WIB

Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?

Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:53 WIB

Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok

Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:47 WIB

Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani

Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:34 WIB

Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas

Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:30 WIB

Momen Kajari Karo Akui Salah di Depan Komisi III DPR Soal Kasus Amsal Sitepu: Siap Salah Pimpinan

Momen Kajari Karo Akui Salah di Depan Komisi III DPR Soal Kasus Amsal Sitepu: Siap Salah Pimpinan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:22 WIB

Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon

Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:12 WIB