43 Jamaah Indonesia Meninggal di Tanah Suci

Ardi Mandiri

Rabu, 09 September 2015 | 23:43 WIB
43 Jamaah Indonesia Meninggal di Tanah Suci
Ilustrasi haji. [shutterstock]

Suara.com - Memasuki pekan ketiga sejak kedatangan jamaah calon haji Indonesia pada 22 Agustus 2015, sebanyak 43 jamaah meninggal dunia di Tanah Suci baik Madinah maupun Mekkah.

Data yang diterima Media Center Haji (MCH), di Mekkah, Arab Saudi, Rabu (9/92015), menyebutkan dalam tiga hari terakhir pekan ini sebanyak sembilan jamaah meninggal dunia, delapan diantaranya meninggal di Mekkah dan satu di Madinah. Sementara dua pekan sebelumnya jamaah yang meninggal sebanyak 34 orang.

Penghubung Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Mekkah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) 1436H/2015M, dr Ramon Andrias, di Mekkah, Rabu, mengatakan kemarin saja sebanyak lima jamaah calon haji meninggal di Mekkah, sebagian besar akibat penyakit jantung dan hanya satu yang meninggal karena penyakit pernafasan akut.

"Dua diantara mereka meninggal di luar sarana kesehatan yaitu dalam perjalanan dan di pemondokan," kata Ramon.

Adapun dua orang yang meninggal di luar sarana kesehatan adalah Esang Supriyati binti H Atang Supandi (60 tahun) dari kloter 011 embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) meninggal di pemondokan karena penyakit jantung. Sedangkan seorang lagi Siti Sunarsih binti H Satibi (48 tahun) dari kloter 003 embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) meninggal dalam perjalanan pada pukul 08.30 Waktu Arab Saudi (WAS) karena penyakit jantung.

Tiga jamaah lain yang meninggal di Mekkah adalah Abidin bin Usman Wagola (74 tahun) dari kloter 012 embarkasi Makasar (UPG) meninggal di sektor karena serangan jantunb pada pukul 05.30 WAS, kemudian Masrifah bt Masruchi Nasichi (55) dari kloter 08 embakarsi Jakarta-Bekasi (JKS) mnninggal di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) karena masalah jantung pada pukul 07.00 WAS, dan Siti Rahmah bt Muhammad Ilyas (75) dari kloter 08 Medan (MES) 08 meninggal di RSAS karena penyakit jantung pada Selasa 02.00 WAS.

Data terakhir yang diperoleh tim MCH Rabu pagi, sebanyak 43 jamaah meninggal dengan rincian sebanyak 27 orang meninggal di Madinah dan 16 orang meninggal di Mekkah.

"Pemerintah akan membadalhajikan semua jamaah yang meninggal dunia mulai dari mereka berangkat di embarkasi, perjalanan, dan selama beribadah di Tanah Suci," ujar Kepala Daerah Kerja Mekkah Arsyad Hidayat.

Dalam pekan ini jumlah jamaah yang meninggal di Mekkah lebih banyak dibanding Madinah, karena sejak 4 September gelombang jamaah calon haji Indonesia secara masif datang ke Mekkah.

Data terakhir Selasa (8/9) pukul 17.00 WAS, jumlah jamaah calon haji Indonesia yang berada di Mekkah mencapai sekitar 47 persen dari total jamaah haji reguler sebanyak 155.200 orang atau sebanyak 73.581 orang.

"Rata-rata jamaah yang meninggal merupakan mereka yang berisiko tinggi (Risti)," katanya. Oleh karena itu, ia mengimbau agar jamaah menjaga kesehatan sampai puncak haji di Arafah, dengan tidak melakukan kegiatan yang melelahkan termasuk umrah berkali-kali yang sifatnya sunnah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebanyak 29 Calhaj Asal Indonesia Meninggal di Tanah Suci

Sebanyak 29 Calhaj Asal Indonesia Meninggal di Tanah Suci

News | Sabtu, 05 September 2015 | 07:32 WIB

Menyoal Kisruh Visa Haji: Ada Masalah Apa dengan e-Hajj?

Menyoal Kisruh Visa Haji: Ada Masalah Apa dengan e-Hajj?

News | Senin, 31 Agustus 2015 | 09:11 WIB

Kementerian Agama Bikin Akun Twitter Berisi Panduan Berhaji

Kementerian Agama Bikin Akun Twitter Berisi Panduan Berhaji

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 04:21 WIB

Menag Jamin Seluruh Calhaj Kuota 2015 Berangkat ke Tanah Suci

Menag Jamin Seluruh Calhaj Kuota 2015 Berangkat ke Tanah Suci

News | Kamis, 27 Agustus 2015 | 19:11 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×