Dalam Sehari, Enam Jamaah Haji Indonesia Meninggal

Ardi Mandiri

Jum'at, 11 September 2015 | 00:41 WIB
Dalam Sehari, Enam Jamaah Haji Indonesia Meninggal
Ilustrasi haji. [shutterstock]

Suara.com - Dalam satu hari, Rabu (9/9/2015), enam jamaah calon haji Indonesia meninggal di Tanah Suci karena sudah tua dan sakit, maupun kelelahan setelah menjalani ibadah di Madinah maupun di Mekkah.

"Mereka yang wafat adalah sebagian besar jamaah yang usianya di atas 60 tahun dan termasuk berisiko tinggi, karena sakit," kata Penghubung Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Mekkah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) 1436H/2015M, dr Ramon Andrias, di Mekkah, Kamis (10/9/2015).

Ia mengatakan cuaca ekstrem di Arab Saudi yang suhu udara bisa menembus angka di atas 40 derajat celcius, membuat sebagian jamaah yang sudah sepuh dan memiliki penyakit bawaan dari Tanah Air semakin tidak nyaman. Ditambah lagi, aktivitas ibadah sunnah yang sering kali dipaksakan sehingga membuat jamaah lelah.

"Orang sehat dan muda saja dengan suhu udara yang panas, tidak nyaman. Apalagi mereka yang sudah tua dan sakit, pasti merasa lebih tidak nyaman," kata Ramon.

Data yang diperoleh tim Media Center Haji (MCH) Kamis, sebanyak enam orang meninggal, lima di antaranya merupakan jamaah dengan usia di atas 60 tahun.

Hanya satu yaitu Yasin Muda bin Sulaiman yang berusia 57 tahun dari kloter 007 embarkasi Balikpapan (BPN) yang meninggal diusia di bawah 60 tahun, karena penyakit jantung, pada pukul 14.10 Waktu Arab Saudi (WAS) di Masjidil Haram, Mekkah.

Sedangkan lima jamaah yang wafat berusia di atas 60 tahun adalah Saeri bin Dulah Muin (65 tahun) dari kloter 001 embarkasi Solo (SOC) meninggal di pemondokan, Mekkah, pada pukul 05.00 WAS akibat penyakit pernafasan akut.

Usman Dani bin Dawi Jumli (61 tahun) dari kloter 003 embarkasi Palembang (PLM) meninggal di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAR) pukul 02.10 karena penyakit jantung.

Dahuri bin Wirya Dikrama (72 tahun) dari kloter 008 embarkasi Solo (SOC) meninggal di pemondokan di Mekkah pada pukul 10.00 WAS karena penyakit yang terkait sirkulasi darah.

Abdul Kholik bin Sutiarjo (78 tahun) dari kloter 034 embarkasi Solo (SOC) meninggal di RSAR Madinah pukul 20.00 WAS, karena penyakit pernafasan akut.

Ara Sastra Sumirta bin Rasta (71 tahun) dari kloter 021 embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) meninggal di perjalanan ke Mekkah pada pukul 11.38 WAS karena penyakit jantung.

"Penyakit yang terkait sirkulasi antara lain diabetes. Kami memang mengkategorikan penyebab kematian secara makro. Detailnya ada dalam COD (sertifikat kematian)," kata Ramon.

Dengan demikian, memasuki pekan ketiga sejak kedatangan jamaah calon haji Indonesia pada 22 Agustus sampai 8 September sebanyak 49 orang meninggal di Tanah Suci, terdiri dari 28 jamaah meninggal di Madinah dan 21 jamaah meninggal di Mekkah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lebih dari 85.000 Jemaah Indonesia Telah di Mekkah

Lebih dari 85.000 Jemaah Indonesia Telah di Mekkah

News | Kamis, 10 September 2015 | 06:37 WIB

43 Jamaah Indonesia Meninggal di Tanah Suci

43 Jamaah Indonesia Meninggal di Tanah Suci

News | Rabu, 09 September 2015 | 23:43 WIB

Terkini

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru

Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:32 WIB

PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian

PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Sumut | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:18 WIB

PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi

PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:17 WIB

×