Kapolda Metro Nego Guru Agar Jangan Blokir Jalan Asia-Afrika

Siswanto

Selasa, 15 September 2015 | 16:31 WIB
Kapolda Metro Nego Guru Agar Jangan Blokir Jalan Asia-Afrika
Guru honorer duduki Jalan Asia-Afrika, Jakarta, nunggu hasil rapat dengan pemerintah [suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Hingga jam 16.11 WIB, ribuan guru honorer masih menguasai Jalan Asia-Afrika, sekitar Hotel Mulia, Jakarta. Praktis semua pengguna kendaraan tidak bisa melewati jalur tersebut dan dialihkan polisi lalu lintas ke jalur lain.

Saat ini, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian berada di lokasi untuk memantau situasi.

Tito mengatakan Jalan Asia-Afrika tidak bisa dilewati kendaraan sejak pukul 15.00 WIB tadi.

"Untuk sementara, para pengendara motor maupun mobil dialihkan ke arah Palmerah," kata Tito di depan Stadion Gelora Bung Karno.

Tito mengingatkan unjuk rasa harus selesai jam 18.00 Wib. Hal itu sesuai dengan aturan yang berlaku sekarang.

"Kita akan mengadakan negosiasi nanti, untuk supaya mereka masuk ke dalam Senayan, karena mobil mereka, kan parkirnya di dalam Senayan," ujarnya.

Di lokasi yang sama, Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar Hendro Pandowo mengatakan polisi akan terus bernegosiasi dengan para demonstran agar jangan menduduki jalan raya dan pindah ke dalam Senayan.

"Ya kita akan bernegosiasi lagi, sampai mereka mau membubarkan massanya dan masuk ke dalam Senayan," kata Hendro.

Hendro menjelaskan ribuan guru konsentrasi di Jalan Asia-Afrika untuk menunggu hasil pertemuan perwakilan guru dengan pejabat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Direktorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktur Keuangan, dan Kepala BKN.

"Mereka karena masih nunggu hasil rapatnya nanti bagaimana," ujarnya.

Tito berharap para guru honorer segera meninggalkan lokasi agar pengguna kendaraan bisa lewat Jalan Asia-Afrika.

"Mereka pasti kan ngerti hukum, karena mereka kan guru, jadi pada intelektual semua," ujarnya.

Sampai negosiasi dengan para guru berhasil, untuk sementara para pengendara diimbau melewati jalur alternatif.

Sebelum aksi di sekitar Senayan, para guru honorer demonstrasi di di depan gedung DPR/MPR.

Mereka menyampaikan sembilan tuntutan. Pertama, meminta pemerintah mengakomodir seluruh tenaga honorer K.II yang bekerja di instansi pemerintahan dan tidak memilah-milah mereka bekerja dan mengabdikan dirinya.

Kedua, pemerintah diminta mempermudah bagi mereka untuk menjadi PNS, kalaupun harus melalui tes tertulis. Seperti veteran perang dalam pembebasan di perbatasan Malaysia, mereka bisa dapat pensiun, juga seperti sekretaris desa bisa jadi PNS, meskipun hanya tamatan SD.

Ketiga, aktualisasi data sebagai pemetaan formasi kebutuhan pegawai yang ada utamanya di lingkungan K.II.

Keempat, Presiden dengan pemikiran akurat, bersusah payah menetapkan dan memilih tim baik di kementerian, birokrat, dan wakil rakyat bekerjasama dalam menyampaikan kebijakan keberadaan tenaga honorer K.II.

Kelima, kesejahteraan para tenaga honorer K.II yang hanya menerima gaji dari dana BOS sebesar Rp450 ribu perbulan yang jauh di bawah standar UMK.

Keenam, aplikasi dari UU Nomor 14 Tahun 2005. Dalam mengaktualisasikan pendidikan dan menjamin kesejahteraan pendidikan sangat diharapkan.

Ketujuh, negara mestinya bersyukur dengan keberadaan tenaga honorer K.II.

Kedelapan, lulusan tes CPNS (9/2013). SK yang mesti sudah diterima, sampai sekarang belum juga diterima, padahal keberadaan guru honorer sesuai dengan ketentuan PP. Nomor 56 Tahun 2012.

Kesembilan, tenaga honorer K.II belum menerima perubahan, baik kesejahteraan maupun status kepegawaian, dari mulai bekerja sampai saat ini.

Aksi damai guru honorer akan berlangsung selama dua hari, hari ini dan besok, Rabu (16/9/2015).

"Masih banyak lagi yang lainnya yang bakal turun aksi," kata Koordinator Forum Honorer Indonesia Kabupaten Bandung, Amhad Lutfi. (Nur Habibie)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebagian Guru Honorer Turun ke Jalan Setelah Selesai Mengajar

Sebagian Guru Honorer Turun ke Jalan Setelah Selesai Mengajar

News | Selasa, 15 September 2015 | 14:50 WIB

Ini Sembilan Tuntutan Guru Honorer kepada Pemerintah

Ini Sembilan Tuntutan Guru Honorer kepada Pemerintah

News | Selasa, 15 September 2015 | 13:04 WIB

Guru Honorer Lebak Ini Ingat Pesan Istri Saat Demo di DPR

Guru Honorer Lebak Ini Ingat Pesan Istri Saat Demo di DPR

News | Selasa, 15 September 2015 | 12:32 WIB

Kisah Guru Honorer Blora Jual Ayam Demi Ikut Demo ke DPR

Kisah Guru Honorer Blora Jual Ayam Demi Ikut Demo ke DPR

News | Selasa, 15 September 2015 | 12:07 WIB

Terkini

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Jakarta | Senin, 27 Juli 2026 | 23:29 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa

Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:30 WIB

Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng

Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:23 WIB

Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks

Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:16 WIB

×