Mubes NU Tegaskan Konflik Internal Tanpa Campur Pemerintah, Isu Daftarkan SK ke Kemenkum Mencuat

Suhardiman, Lilis Varwati

Minggu, 21 Desember 2025 | 21:50 WIB
Mubes NU Tegaskan Konflik Internal Tanpa Campur Pemerintah, Isu Daftarkan SK ke Kemenkum Mencuat
Musyawarah Besar Warga Nahdlatul Ulama. [Suara.com/ Lilis Varwati]
baca 10 detik
  • Mubes warga NU merekomendasikan penolakan tegas terhadap intervensi pihak luar, termasuk institusi negara.
  • NU merasa percaya diri mampu menyelesaikan konflik internalnya sendiri tanpa campur tangan pihak eksternal.
  • Percepatan Muktamar ke-35 NU pada 2026 direkomendasikan sebagai solusi penyelesaian konflik internal.

Suara.com - Salah satu rekomendasi musyawarah besar (mubes) warga Nahdlatul Ulama (NU) mendorong adanya penolakan terhadap segala bentuk intervensi dari pihak di luar NU, baik institusi negara maupun non-negara.

Steering Committee (SC) Mubes NU Lukman Hakim menegaskan kalau NU sebagai organisasi telah memiliki pengalaman panjang dalam menyelesaikan konflik internal.

"NU sudah memiliki pengalamannya sendiri sehingga kami sebagai warga NU cukup percaya diri bahwa para pengurus NU bisa menyelesaikan masalah ini. Karena itu kami memohon kepada pihak-pihak di luar NU, pemerintah misalnya, negara, atau siapapun juga untuk mampu menahan diri tidak melakukan intervensi," kata Lukman saat konferensi pers di Ciganjur, Jakarta Selatan, Minggu (21/12/2025).

Mantan Menteri Agama itu meminta setiap pihak di luar NU untuk membiarkan PBNU menyelesaikan persoalan internalnya secara sendiri. Pernyataan itu disampaikan karena, kata Lukman, ada pihak tertentu yang berencana mengajukan susunan pengurus baru PBNU ke Kementerian Hukum.

"Kami mendengar ada pihak-pihak yang mengajukan ke, misalnya Kementerian Hukum dan HAM, untuk mendapatkan SK. Lalu nanti pihak yang lain juga akan melakukan. Jadi kami mohon pemerintah mampu menahan diri untuk tidak melakukan intervensi," ucapnya.

Salah satu cara untuk cepat menyelesaikan konflik internal tersebut, hasil dari mubes warga NU juga merekomendasikan agar Muktamar ke-35 NU segera diselenggarakan pada 2026 nanti. Apabila Muktamar yang dipercepat tidak tercapai, maka diselenggarakan Muktamar Luar Biasa (MLB) sesuai dengan peraturan dalam AD/ART.

Terkait desakan percepatan muktamar tersebut, Lukman menyampaikan kalau tidak ada batas waktu asalkan bisa dilakukan secepatnya.

"Kita tidak memberikan batasan eksplisit, tapi muktamar yang dipercepat itu adalah cara untuk sesegera mungkin menyelesaikan persilisihan, perseturuan di antara para pihak ini. Jadi biarlah kita selesaikan secara beradab di forum permusyawaratan tertinggi yang diatur oleh ADART yaitu muktamar," kata Lukman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid

Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Gus Ipul Pastikan Tak Ada Aliran Dana Hasil Korupsi ke Muktamar NU

Gus Ipul Pastikan Tak Ada Aliran Dana Hasil Korupsi ke Muktamar NU

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:11 WIB

Gus Lilur Harapkan Gus Kikin Menjadi Pemutus Mata Rantai Konflik

Gus Lilur Harapkan Gus Kikin Menjadi Pemutus Mata Rantai Konflik

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:15 WIB

Muktamar Berakhir Teduh, Gus Ipul Tekankan Sikap Kalah Terhormat dan Menang Bermartabat

Muktamar Berakhir Teduh, Gus Ipul Tekankan Sikap Kalah Terhormat dan Menang Bermartabat

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:21 WIB

Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun Pengurus Profesional: PBNU Bukan PWNU Jatim

Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun Pengurus Profesional: PBNU Bukan PWNU Jatim

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:16 WIB

Bawa-bawa HMI dan PMII, Gus Ipul Curiga Kritik Cak Imin ke PBNU Demi Kepentingan Sesaat

Bawa-bawa HMI dan PMII, Gus Ipul Curiga Kritik Cak Imin ke PBNU Demi Kepentingan Sesaat

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:16 WIB

Panas! Gus Ipul 'Semprot' Cak Imin: Kenapa Urusan NU Direduksi Jadi Urusan PMII dan HMI?

Panas! Gus Ipul 'Semprot' Cak Imin: Kenapa Urusan NU Direduksi Jadi Urusan PMII dan HMI?

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:58 WIB

Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'

Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:02 WIB

Bakom RI Respons Isu Paket Titipan Istana di Muktamar ke-35 NU

Bakom RI Respons Isu Paket Titipan Istana di Muktamar ke-35 NU

News | Rabu, 02 September 2026 | 12:56 WIB

Bajak Laut Sebut USD406 Ribu Titipan Asrul ke Gus Alex Dipakai untuk Pansus Haji

Bajak Laut Sebut USD406 Ribu Titipan Asrul ke Gus Alex Dipakai untuk Pansus Haji

News | Selasa, 01 September 2026 | 19:31 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×