Kabut Asap Landa Banda Aceh, Warga Sesak Napas

Ardi Mandiri | Suara.com

Sabtu, 19 September 2015 | 23:36 WIB
Kabut Asap Landa Banda Aceh, Warga Sesak Napas
Kabut asap di kota Pekanbaru, Senin (27/7). (Antara/Rony Muharrman)

Suara.com - Kabut asap kiriman dari Sumatera Selatan, melanda kawasan Aceh. Di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, kabut asap sudah membuat warga sesak napas.

Kabut asap mulai terlihat sejak Sabtu (19/9/2015) siang sekitar pukul 12.00 Wib. "Mulai sesak. kalau tadi siang masih nggak apa-apa. Baru sore ini mulainya, mata pun perih," kata Junaidi warga Kota Banda Aceh.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi BMKG Blang Bintang, Aceh Besar, Zakaria, saat dihubungi suara.com, mengatakan, kabut terparah melanda wilayah Sabang. Jarak pandang di Pulau Weh itu berkisar 200-300 meter.

Untuk Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, jarak pandang hingga pukul 18.00 Wib sore tadi, berkisar antara 2-3 kilometer. Selain di Banda Aceh, kata dia, kabut juga menyelimuti wilayah Lhokseumawe, Aceh Utara dan sekitarnya. Jarak pandang di sana hanya mencapai dua kilometer.

"Dari hasil pantauan kami, ini bisa semakin tebal dan sangat riskan sekali untuk penerbangan," kata Zakaria.

Kondisi kabut asap di Aceh, kata Zakaria, dipengaruhi arah angin yang bergerak dari timur menuju barat. "Di Aceh dari pantauan saat ini tidak ada titik api yang mempengaruhi munculnya kabut. Kabut ini cuma kiriman dari wilayah Sumatera bagian timur. Posisi angin yang berhembus dari Australia menuju asia, menyebabkan asap yang ada di bagian timur bergerak ke arah barat," ujarnya.

Oleh sebab itu, ia memperkirakan selama dua hari ke depan, kabut asap ini masih terus terjadi.

"Debit hujan di daerah kita juga jauh lebih rendah ketimbang volume asap. Dan hujan hanya terjadi di beberapa daerah. Maka bisa jadi dalam dua hari ke depan, kabut ini masih ada," ujarnya.

Untuk itu dia meminta masyarakat, terutama para nelayan, agar lebih hati-hati dalam melaksanakan aktivitasnya. Kabut asap ini, kata dia, selain membuat jarak pandang terbatas juga membuat nafas sesak.

"Gunakan masker dan hidupkan lampu kendaraan jika dalam berpergian. Nelayan juga harus berhati-hati sekali karena jarak pandang cukup terbatas di laut," tutur Zakaria.[Alfiansyah Ocxie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabut Asap Sebabkan Penurunan Jumlah Penerbangan

Kabut Asap Sebabkan Penurunan Jumlah Penerbangan

News | Sabtu, 19 September 2015 | 18:17 WIB

Kementerian KLH: 99 Persen Kebakaran Hutan Disebabkan Manusia

Kementerian KLH: 99 Persen Kebakaran Hutan Disebabkan Manusia

News | Sabtu, 19 September 2015 | 10:31 WIB

Jumlah Titik Panas di Riau Melonjak Jadi 116

Jumlah Titik Panas di Riau Melonjak Jadi 116

News | Sabtu, 19 September 2015 | 01:17 WIB

Asap Riau Sudah Renggut Nyawa, Mana Langkah Konkrit Pemerintah

Asap Riau Sudah Renggut Nyawa, Mana Langkah Konkrit Pemerintah

News | Jum'at, 18 September 2015 | 14:34 WIB

Terkini

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB