Pengadilan AS Selidiki Kasus Korupsi yang Melibatkan PM Malaysia

Ruben Setiawan Suara.Com
Selasa, 22 September 2015 | 12:25 WIB
Pengadilan AS Selidiki Kasus Korupsi yang Melibatkan PM Malaysia
Perdana Menteri Najib Abdul Razak di perayaan Hari Kemderdekaan Malaysia. (Reuters)

Suara.com - Dewan juri di pengadilan federal Amerika Serikat dikabarkan sedang meninjau sebuah kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dan beberapa orang di dekatnya, demikian diberitakan oleh surat kabar New York Times, pada hari Senin (21/9/2015) waktu setempat, mengutip keterangan dari sejumlah sumber yang tak disebutkan namanya.

Penyelidikan tersebut dilakukan sebuah unit di Departemen Kehakiman AS yang mengurusi kasus korupsi internasional. Penyelidikan diarahkan para properti-properti di Amerika Serikat yang dibeli oleh anak tiri Najib dalam beberapa tahun terakhir, juga properti yang memiliki kaitan dengan seorang kenalan keluarga Najib, demikian ditulis oleh surat kabar tersebut.

New York Times juga menulis, Unit Departemen Kehakiman AS itu pun sedang menyelidiki dugaan aliran dana 681 juta Dolar AS ke rekening bank pribadi Najib.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pihak Najib.

Dugaan aliran dana sebesar 681 juta Dolar AS muncul pada bulan Juli silam dalam sebuah laporan yang dibuat The Wall Street Journal. Saat itu disebutkan bahwa dugaan aliran dana tersebut terungkap oleh penyidik Malaysia yang tengah menyelidiki dugaan korupsi dan salah kelola terhadap dana investasi pemerintah, 1Malaysia Development Bhd (1MDB).

Sejauh ini, Najib dengan tegas membantah mengambil uang yang bukan menjadi haknya itu untuk kepentingan pribadi. 1MDB pun membantah telah mengalirkan dana kepadanya.

New York Times menyebut, penyelidikan yang dilakukan Departemen Kehakiman AS masih pada tahap awal dan mungkin butuh bertahun-tahun untuk memastikan apakah memang benar ada undang-undang federal yang telah dilanggar. Sementara itu, Najib, yang menjadi kepala dewan penasihat 1MDB, menghadapi desakan mundur dari banyak pihak. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI