Adnan Buyung di Mata Pimpinan KPK, Fenomenal dan Legendaris

Siswanto, Nikolaus Tolen

Rabu, 23 September 2015 | 13:19 WIB
Adnan Buyung di Mata Pimpinan KPK, Fenomenal dan Legendaris
Taufiequrrachman Ruki [suara.com/Oke Atmaja]
Pagi tadi, pengacara dan aktivis HAM Adnan Buyung Nasution berpulang. Dia meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah dalam perawatan ginjal dan jantung.

Sosok Adnan Buyung sangat berkesan bagi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Taufiequrrachman Ruki. Di mata Ruki, Buyung merupakan sosok panutan di bidang hukum dan penegakan Hak Asasi Manusia.

"Bang Buyung, tokoh hukum, demokrasi dan hak asasi manusia yang konsisten, fenomenal, dan legendaris, memiliki kemampuan akademis yang sangat mumpuni," kata Ruki, Rabu (23/9/2015).

Ruki mengaku belajar banyak dari Adnan Buyung, misalnya soal bagaimana membela klien.

"Dan saya belajar banyak dari cara, taktik dan tekniknya dalam membela kliennya untuk mengantisipasi serangan balik dari pembela para tersangka yang disidik dan dituntut," kata Ruki.

Ruki mulai mengetahui sosok Buyung pada tahun 1970, ketika itu Ruki masih menjadi taruna Akabri. Sejak itu sampai sekarang, dia meneladaninya.

Ruki mengatakan salah satu bukti integritas Buyung di dunia hukum ialah dia terpilih menjadi panitia seleksi pimpinan KPK. Panitia seleksi, ketika itu memilih Ruki menjadi Ketua KPK yang pertama.

"Bang Buyung itu, selain perumus UU KPK bersama banyak tokoh hukum lainnya, tetapi Bang Buyung juga adalah Pansel Pimpinan KPK jilid satu. Konsisten dan kalau sudah menyangkut prinsip, dengan siapapun berani berbeda pendapat dengan segala resikonya," katanya.

Namun, tak ada lagi yang bisa diperbuat oleh Ruki saat ini, sebab Adnan Buyung telah tiada. Dia hanya bisa mengucapkan selamat jalan kepada Buyung sembari berharap mendapatkan tempat yang layak untuk beristirahat selamanya.

"Selamat jalan guruku, selamat jalan abangku, semoga Allah menempatkan arwah abang bersama arwah para solichin dan syuhada. Amin," kata Ruki.

Banyak kenangan dari sosok pengacara yang pernah mendampingi Komisi Pemilihan Umum dalam perkara sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi pada tahun 2014 itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenang Buyung, Jokowi: Beliau Panutan, Pejuang HAM Pemberani

Kenang Buyung, Jokowi: Beliau Panutan, Pejuang HAM Pemberani

News | Rabu, 23 September 2015 | 12:28 WIB

Adnan Buyung Pernah Berpesan Agar Dimakamkan TPU Tanah Kusir

Adnan Buyung Pernah Berpesan Agar Dimakamkan TPU Tanah Kusir

News | Rabu, 23 September 2015 | 12:17 WIB

Keluarga Siapkan Pemandian Jenazah Adnan Buyung

Keluarga Siapkan Pemandian Jenazah Adnan Buyung

News | Rabu, 23 September 2015 | 12:09 WIB

Terkini

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

×