Jumlah Titik Panas di Bangka Berkurang

Liberty Jemadu

Jum'at, 25 September 2015 | 02:52 WIB
Jumlah Titik Panas di Bangka Berkurang
Ilustrasi kebakaran hutan di Sumatera (Antara).

Suara.com - Jumlah titik panas di Provinsi Kepulauan Bangka mulai menurun dibanding sebelumnya karena berkurangnya akitivitas yang dapat menimbulkan titik api sebagai indikasi awal kebakaran.

"Sebelumnya pada Rabu (23/9/2015) terdapat 138 titik panas yang terpantau oleh Satelit Terra dan Aqua, namun kini hanya tujuh titik panas yang terpantau oleh satelit itu," kata Staf Koordinator Unit Analisis BMKG Pangkalpinang, Akhmad Fadholi di Pangkalpinang, Kamis (24/9/2015).

Ia menjelaskan, tujuh titik panas tersebut seluruhnya terdapat di Kabupaten Bangka Selatan, Kecamatan Payung, dan Toboali masing-masing tiga titik. Satu titik panas ditemukan di Air Gegas.

"Titik panas itu dapat berubah sewaktu-waktu tergantung suhu udara dan aktivitas pembakaran lahan pada saat kemarau," katanya.

Selanjutnya, meskipun mengalami penurunan diharapkan warga tetap mewaspadai kabut asap dan memakai masker sebagai persiapan karena kabut asap tidak hanya datang dari provinsi ini namun juga bisa datang dari provinsi lain.

"Tetap waspada dan jaga kesehatan. Dampak akibat kabut asap cukup buruk karena mengganggu jarak pandang, mengakibatkan mata perih dan juga berpotensi menimbulkan penyakit ISPA," katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan, untuk mengurangi polusi udara yang akan merugikan kesehatan masyarakat lainnya.

"Kami berharap masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan, karena api akan sulit ditangani seiring kecepatan angin selama musim kemarau ini cukup kencang," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tunda ke Sumut karena Tinjau Kebakaran Hutan di Kalteng

Jokowi Tunda ke Sumut karena Tinjau Kebakaran Hutan di Kalteng

News | Kamis, 24 September 2015 | 10:16 WIB

Titik Api di Bangka Belitung Masih Bisa Diantisipasi

Titik Api di Bangka Belitung Masih Bisa Diantisipasi

News | Kamis, 24 September 2015 | 04:15 WIB

Bandara Batam Kembali Tertutup Asap Kebakaran Hutan

Bandara Batam Kembali Tertutup Asap Kebakaran Hutan

News | Rabu, 23 September 2015 | 17:01 WIB

Jokowi Klaim Pemerintah Serius Atasi Kebakaran Hutan

Jokowi Klaim Pemerintah Serius Atasi Kebakaran Hutan

News | Rabu, 23 September 2015 | 16:34 WIB

Kabut Asap di Barito Utara, Kalteng Semakin Parah

Kabut Asap di Barito Utara, Kalteng Semakin Parah

News | Selasa, 22 September 2015 | 12:49 WIB

Akibat Kabut Asap, Penderita ISPA di Riau Naik 400 Persen

Akibat Kabut Asap, Penderita ISPA di Riau Naik 400 Persen

Health | Senin, 21 September 2015 | 20:09 WIB

Kabut Asap Kebakaran di Jambi Sudah Berkurang

Kabut Asap Kebakaran di Jambi Sudah Berkurang

News | Senin, 21 September 2015 | 15:57 WIB

Bupati Kampar: Revisi UU Bolehkan Bakar Lahan Dua Hektar

Bupati Kampar: Revisi UU Bolehkan Bakar Lahan Dua Hektar

News | Senin, 21 September 2015 | 09:56 WIB

10 Kota di Sumatera Selatan Diprediksi Hujan Hari Ini

10 Kota di Sumatera Selatan Diprediksi Hujan Hari Ini

News | Senin, 21 September 2015 | 09:34 WIB

Pemerintah Cari Bos Perusahaan Dalang Kebakaran Hutan

Pemerintah Cari Bos Perusahaan Dalang Kebakaran Hutan

News | Senin, 21 September 2015 | 09:18 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×