Lambung Jebol, Teman Salim Kancil Sudah Sadar

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 30 September 2015 | 12:11 WIB
Lambung Jebol, Teman Salim Kancil Sudah Sadar
Ilustrasi pembunuhan [shutterstock]

Suara.com - Sahabat korban pembunuhan aktivis penolak tambang pasir yang juga petani, Salim Kancil di Lumajang, Jawa Timur, Tosan sudah sadarkan diri. Dia luka parah karena dianiaya.

Tosan menjadi korban penganiayaan karena menolak tambang pasir di tempat dia tinggal bersama Salim. Hasil penganiayaan itu membuat Salim tewas mengenaskan, sementara Tosan selamat namun luka sangat parah.

Tosan saat ini dirawat di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, Jawa Timur. Menurut kerabat bapak 3 anak itu, Rosyid Abdul, Tosan sudah bisa bicara sedikit demi sedikit.

"Sudah mendingan, lebih baik dan sudah bisa ngomong," kata Rosyid menceritakan keadaan temannya itu lewat sambungan telepon dengan suara.com, Rabu (30/9/2015).

Tosan dibawa ke RSUD Saiful Anwar, Sabtu (26/9/2015) malam pekan lalu dengan keadaan kritis. Ada luka memar di perutnya. Sementara kepalanya bersimbah darah karena bacokan benda tajam.

"Lambungnya jebol. Mungkin karena pukulan keras. Kemarin baru dioperasi," kata Rosyid.

Tosa yang berusia 48-an tahun itu kini tak bisa banyak bergerak. Bahkan bicara pun masih sulit.

Sebelumnya, pembunuhan berawal saat Salim dijemput oleh sejumlah orang dari rumahnya. Dia dibawa ke Kantor Desa Selok Awar-Awar.

‎Salim dianiaya secara beramai-ramai dengan kedua tangan terikat. Setelah meninggal, mayatnya dibuang di tepi jalan dekat areal perkebunan warga.

‎Sementara Tosan tidak tewas, tapi dia juga dijemput paksa di rumahnya sebelum dianiaya. Tosan dihajar beramai-ramai di dekat rumahnya sebelum diselamatkan warga dan dilarikan ke rumah sakit. S‎alim Kancil dan Tosan termasuk petani dari sekian banyak petani lainnya yang kukuh bertahan melakukan penolakan penambangan pasir secara terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua MPR Geram, Sebut Pembunuhan Salim Kancil Biadab

Ketua MPR Geram, Sebut Pembunuhan Salim Kancil Biadab

News | Rabu, 30 September 2015 | 11:40 WIB

Wakil Ketua MPR Minta Pembunuh Salim Kancil Dihukum Mati

Wakil Ketua MPR Minta Pembunuh Salim Kancil Dihukum Mati

News | Rabu, 30 September 2015 | 11:35 WIB

Kapolri: Akan Kami Tangkap Lakon Utama Pembunuh Salim Kancil!

Kapolri: Akan Kami Tangkap Lakon Utama Pembunuh Salim Kancil!

News | Rabu, 30 September 2015 | 07:28 WIB

Ini Alasan Warga Lumajang Tolak Penambangan Pasir Versi KontraS

Ini Alasan Warga Lumajang Tolak Penambangan Pasir Versi KontraS

News | Selasa, 29 September 2015 | 20:35 WIB

Usai Pembunuhan Biadab Salim Kancil, Warga Desa Masih Diancam

Usai Pembunuhan Biadab Salim Kancil, Warga Desa Masih Diancam

News | Rabu, 30 September 2015 | 06:31 WIB

KontraS Menduga Kepala Desa Dalang Pembunuhan Salim Kancil

KontraS Menduga Kepala Desa Dalang Pembunuhan Salim Kancil

News | Selasa, 29 September 2015 | 18:48 WIB

Kontras Sebut Pembantaian Salim Kancil Pelanggaran HAM Berat

Kontras Sebut Pembantaian Salim Kancil Pelanggaran HAM Berat

News | Selasa, 29 September 2015 | 17:52 WIB

Kontras Investigasi Pembunuhan Biadab Salim Kancil

Kontras Investigasi Pembunuhan Biadab Salim Kancil

News | Selasa, 29 September 2015 | 17:36 WIB

Salim Kancil Dibunuh, Modus Konflik Agraria Selalu Sama

Salim Kancil Dibunuh, Modus Konflik Agraria Selalu Sama

News | Selasa, 29 September 2015 | 16:07 WIB

LPSK Jamin Lindungi Pembongkar Kasus Pembunuhan Salim Kancil

LPSK Jamin Lindungi Pembongkar Kasus Pembunuhan Salim Kancil

News | Selasa, 29 September 2015 | 15:51 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×