Menkopolhukam: Jangan Melihat ke Belakang

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 01 Oktober 2015 | 15:00 WIB
Menkopolhukam: Jangan Melihat ke Belakang
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Panjaitan. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Pemerintah masih merumuskan mekanisme rekonsiliasi dengan keluarga korban kasus pelanggaran hak asasi manusia berat masa lalu seperti tragedi G30S tahun 1965. Namun Presiden Joko Widodo tak ada fikiran untuk meminta maaf kepada keluarga korban.

"Kami masih bicarakan bentuknya‎ bagaimana? Tetapi tadi seperti dikatakan Presiden tidak ada pikiran untuk minta maaf. Saya sudah berkali-kali katakan, kita harus menatap ke depan, jangan melihat ke belakang lagi," kata Luhut di Monumen Kesaktian Pancasila Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2015).

Sampai sekarang pemerintah pun belum membentuk tim rekonsiliasi kasus pelanggaran HAM masa lalu. Menurut Luhut, itu masih sebatas rancangan.

"Kami belum bicara sampai ke sana, kami lagi mencari format agar tidak menimbulkan kegaduhan," pungkasnya.

Sementara itu dalam rangka hari Kesaktian Pancasila ini Presiden Joko Widodo akan mengundang tiga pensiunan prajurit TNI yang ikut mengangkat jenazah pahlawan revolusi 1945 untuk datang ke Istana Negara. Hal ini dinilai sebagai bentuk penghormatan Pemerintah untuk mengingat jasa-jasa para pendahulu yang berjuang dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.

"Tadi Presiden mengundang tiga prajurit yang mengangkat jenazah pahlawan revolusi untuk bertemu di istana. Saya kira itu salah satu apresiasi Peesiden, karena tinggal tiga orang ini yang masih hidup dari semua yang terlibat pengangkatan jenazah pahlawan revolusi," terangnya.

Sebagai jenderal purnawirawan ‎TNI, Luhut merasa terharu atas sikap Jokowi tersebut.

"Saya sebagai tentara sangat tersentuh juga. Karena Presiden punya ide sampai meminta saya untuk mengatur ke tiga prajurit Marinir (TNI AL) tadi, dan mungkin beberapa prajurit Kopassus yang masih hidup untuk bertemu dengan Presiden di Istana," ujar Luhut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR: Hargai Presiden Tak Ingin Minta Maaf ke Korban G30S

DPR: Hargai Presiden Tak Ingin Minta Maaf ke Korban G30S

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 11:22 WIB

Jokowi Tegaskan Tak Akan Minta Maaf ke Korban G30S

Jokowi Tegaskan Tak Akan Minta Maaf ke Korban G30S

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 10:22 WIB

Pimpinan DPR: Ada Upaya Pemerintah untuk Diam-diam Memaafkan PKI

Pimpinan DPR: Ada Upaya Pemerintah untuk Diam-diam Memaafkan PKI

News | Rabu, 30 September 2015 | 20:56 WIB

CIA Akhirnya Ungkap Dokumen Rahasia di Balik G30S 1965

CIA Akhirnya Ungkap Dokumen Rahasia di Balik G30S 1965

News | Minggu, 20 September 2015 | 12:29 WIB

Sejawaran Desak Negara Akui Pelanggaran HAM 1965

Sejawaran Desak Negara Akui Pelanggaran HAM 1965

News | Rabu, 16 September 2015 | 06:41 WIB

Polisi Pamekasan: Pemasangan Atribut PKI Atas Perintah Sekda

Polisi Pamekasan: Pemasangan Atribut PKI Atas Perintah Sekda

News | Sabtu, 22 Agustus 2015 | 11:39 WIB

Budayawan: Pemerintah Tidak Perlu Minta Maaf Pada PKI

Budayawan: Pemerintah Tidak Perlu Minta Maaf Pada PKI

News | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 22:01 WIB

Wagub Jakarta: Sama Lambang PKI Kok Takut

Wagub Jakarta: Sama Lambang PKI Kok Takut

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 11:45 WIB

Simbol PKI Muncul di Pamekasan, DPR Minta Segera Diinvestigasi

Simbol PKI Muncul di Pamekasan, DPR Minta Segera Diinvestigasi

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 06:19 WIB

Polisi Selidiki Gambar Palu Arit di Kawasan TMII

Polisi Selidiki Gambar Palu Arit di Kawasan TMII

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 19:22 WIB

Terkini

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:43 WIB

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:36 WIB

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:33 WIB

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:30 WIB

Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini

Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:22 WIB

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:14 WIB

Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta

Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:29 WIB

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:52 WIB

Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis

Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!

Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:05 WIB