Kereta Anjlok di Surabaya, 1 Orang Meninggal

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 03 Oktober 2015 | 07:54 WIB
Kereta Anjlok di Surabaya, 1 Orang Meninggal
Ilustrasi kereta anjlok. (Shutterstock)

Suara.com - Kereta api barang dari Stasiun Pasar Turi menuju Stasiun Kalimas mengalami anjlok di kawasan Dupak Magersari, Surabaya, Sabtu (3/10/2015). Ini menyebabkan sejumlah rumah rusak serta seorang warga meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, kereta api yang membawa puluhan gerbong kontainer itu belum jauh berangkat dari Stasiun Pasar Turi. Namun tiga gerbong paling belakang sudah dalam posisi miring dan hampir jatuh.

"Kira-kira masih 100 meter dari stasiun, warga sudah melihat gerbongnya hampir jatuh dan meneriakinya. Tapi masinis di depan dan tidak mungkin dengar," ujar salah seorang warga di lokasi kejadian, Bakri.

Saat kereta masuk ke perkampungan Dupak Magersari. Tiga gerbong paling belakang itu roboh dan menimpa sejumlah rumah.

Belum ada keterangan resmi dari petugas kereta api setempat terkait jumlah rumah dan kerugiannya karena bangunan di sekitar lokasi merupakan bangunan semi permanen dan sebagian permanen. Kereta api yang terus berjalan pun menyeret gerbong kontainer yang terjatuh tadi dan menabrak puluhan rumah di sekitarnya.

"Sekitar 50 meter kemudian kereta api berhenti setelah ada bunyi benturan yang sangat keras. Warga keluar rumah dan melihat kejadiannya di luar," ucapnya.

Saat diperiksa, warga menemukan seorang warga bernama Umi Saluki (70), warga Dupak Magersari 1 Surabaya sudah dalam kondisi meninggal dunia. Menurut keterangan warga lainnya, nenek tersebut sedang membuat lontong di sekitar rumah yang memang dikerjakannya setiap malam.

Tidak itu saja, satu bocah atas nama Arif Wildan (11) yang juga warga sekitar mengalami luka di bagian tangan karena diduga terkena reruntuhan dinding rumah. Polisi dibantu petugas Dinas Kebakaran Surabaya dan warga sekitar mengevakuasi korban meninggal dunia maupun luka-luka ke RSU dr Soetomo Surabaya. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung agar tidak menghambat jalur kereta api lainnya.

Pantauan di lokasi, di rel kereta api yang kerap sebagai jalur kereta api barang menuju Pelabuhan Tanjung Perak tersebut merupakan kawasan padat permukiman dan jarak rel dengan rumah sangat dekat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KA Pasundan Anjlok, Jalur Selatan Masih Terputus

KA Pasundan Anjlok, Jalur Selatan Masih Terputus

News | Jum'at, 27 Juni 2014 | 15:14 WIB

KA Malabar Anjlok, Jalur Selatan Terputus

KA Malabar Anjlok, Jalur Selatan Terputus

News | Jum'at, 04 April 2014 | 23:50 WIB

Polisi Bantu Penanganan Kecelakaan KA Malabar

Polisi Bantu Penanganan Kecelakaan KA Malabar

News | Jum'at, 04 April 2014 | 21:30 WIB

Terkini

Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka

Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:25 WIB

Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik

Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:17 WIB

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB