Ayah Bocah Dalam Kardus Tak Mengenali Dua Saksi, Siapa Mereka?

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 07 Oktober 2015 | 06:51 WIB
Ayah Bocah Dalam Kardus Tak Mengenali Dua Saksi, Siapa Mereka?
Putri Nur Fauziah alias Eneng. (Suara.com/ Nur Habibie)

Suara.com - Ayah dari Putri Nur Fauziah alias Eneng (9)‎ mengaku tak mengenal dua saksi yang saat ini diperiksa secara intensif oleh penyidik Polda Metro Jaya. Salah satu saksi adalah seorang residivis. Mereka dibawa polisi dari lokasi sekitar tempat penemuan jenazah Putri.

"Saya tidak tahu siapa yang ditangkap. Dari sembilan orang, dua menjurus tersangka‎. Saya tidak mengenal dua orang itu," kata ayah Putri, Asep Syaefullah, saat ditemui Suara.com di rumah duka, Kampung Rawa Lele, RT6/7 Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (6/10/2015).

Asep mengatakan tidak memiliki kerabat di sekitar lokasi penemuan, Kamal, Kalideres.

"Saya tidak punya saudara di daerah pembuangan," ujarnya.

BACA JUGA:

Ini Profil Empat Lelaki Saksi Kasus Bocah Dalam Kardus

Asep juga tak tahu kenapa putrinya sampai di daerah tersebut. Padahal, menurut Asep, anak ketiganya tidak mudah diajak orang yang belum dikenal. 

"Saya belum bisa menyimpulkan. Kemungkinan besar anak saya tidak mau diajak oleh orang yang tak dikenal. Saya percayakan kepada penyidik segera usut tuntas kasus ini," katanya.

Asep mengatakan meski telah bercerai dengan Ida Farida tiga tahun lalu, hubungannya dengan Putri dan Ida baik-baik saja.

"Hubungan anak saya dan mama tirinya (istri baru Asep) harmonis," katanya.

Putri merupakan murid kelas dua SD Negeri 05 Kalideres Pagi, Rawa Lele, Kalideres, ditemukan meninggal dunia secara mengenaskan di Jalan Sahabat RT 6/5, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jumat (2/10/2015) sekitar pukul 22.30 WIB.

Ia dibunuh dan jenazahnya dimasukkan dalam kardus. Saat ditemukan, bagian kemaluan dan mulut Putri mengeluarkan cairan dan darah. Tangannya diikat lakban, dia ditelanjangi.

Dari hasil autopsi, ada indikasi korban mengalami kekerasan seksual.

Dua orang saat ini diperiksa penyidik Polda Metro Jaya. DNA mereka sedang dicocokkan dengan barang bukti yang ditemukan di tubuh korban.

BERITA TERKAIT LAINNYA:

Kasus Bocah Dalam Kardus, Dugaan Kak Seto Sangat Mengerikan

Kasus Bocah Dalam Kardus, Polisi Interogasi Lelaki Stres

Ini Cerita Bocah Dalam Kardus Sebelum Ditemukan Tewas

Kapolri Angkat Bicara Misteri Pembunuhan Bocah Dalam Kardus

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Tak Setuju Kalau Pembunuh 'Bocah dalam Kardus' Dihukum Mati

Ahok Tak Setuju Kalau Pembunuh 'Bocah dalam Kardus' Dihukum Mati

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 16:58 WIB

Ayah Kenali Jenazah Putri "Bocah Dalam Kardus Ketemu" di RS Polri

Ayah Kenali Jenazah Putri "Bocah Dalam Kardus Ketemu" di RS Polri

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 16:22 WIB

Ibunda Putri "Bocah Dalam Kardus" Tidak Mau Makan

Ibunda Putri "Bocah Dalam Kardus" Tidak Mau Makan

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 16:07 WIB

Terkini

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:25 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB

Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal

Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:10 WIB