Budi Waseso: Lokasi Lapas Khusus Narkoba Terserah Kemenkumham

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 07 Oktober 2015 | 17:23 WIB
Budi Waseso: Lokasi Lapas Khusus Narkoba Terserah Kemenkumham
Komjen Budi Waseso saat di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (25/9/2015). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Kementerian Hukum dan HAM mengenai rencana pembangunan lembaga permasyarakatan khusus kasus narkoba.

"Itu dari (keputusan) menkumham tempatnya di mana, pulau terluar di mana saja, terserah. Kalau mau di daerah Papua boleh, mau di mana boleh," kata Budi Waseso di Mapolda Metro Jaya, Rabu (7/10/2015).

Lapas khusus pengguna narkoba merupakan usulan Budi Waseso.

"Kalau kita bicara lembaga pemasyarakatan kita tidak akan cukup. Tapi kan harus lakukan langkah itu dalam rangka pembinaan. Terus penegakan hukum. Itu harus. Sehingga kita harus melakukan upaya-upaya itu. Satu-satunya mungkin dengan keterbatasan anggaran negara ya kita lakukan di pulau," kata dia.

Budi Waseso mengatakan pemerintah harus memiliki terobosan untuk meminimalisir peredaran narkoba yang saat ini sudah menjalar ke anak-anak muda.

Lapas khusus narkoba di pulau terpencil, menurutnya, bisa menjadi terobosan sekaligus memberikan efek jera bagi pengguna dan pengedar.

"Jadi kalau pulau terluar itu, jauh dari mana-mana. Kalau dia berenang pasti habis dia dimakan ikan hiu. Kalau sudah normal, kita kembalikan lagi ke masyarakat," katanya.

"Itu kan terobosan, terserah nanti pemerintah, terutama menkumham ya. Kalau kita kan memberikan ide-ide, masukan-masukan dari evaluasi apa yang sudah berjalan, efektif atau tidak, dampaknya positif atau tidak ya itu yang kita evaluasi," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buwas Pastikan Tak Bangun LP Khusus Narkoba di Pulau Seribu

Buwas Pastikan Tak Bangun LP Khusus Narkoba di Pulau Seribu

News | Jum'at, 25 September 2015 | 21:16 WIB

Modus Baru, Kokain Diselundupkan di Butiran Beras

Modus Baru, Kokain Diselundupkan di Butiran Beras

News | Kamis, 24 September 2015 | 12:16 WIB

Oknum BNN Diduga Terlibat Peredaran Narkoba

Oknum BNN Diduga Terlibat Peredaran Narkoba

News | Rabu, 23 September 2015 | 04:15 WIB

Polda Metro Jaya Ringkus Oknum TNI AL Pemilik Narkoba

Polda Metro Jaya Ringkus Oknum TNI AL Pemilik Narkoba

News | Jum'at, 18 September 2015 | 23:44 WIB

BNN Ajak TNI Angkatan Laut Berantas Narkoba

BNN Ajak TNI Angkatan Laut Berantas Narkoba

News | Selasa, 15 September 2015 | 15:10 WIB

Terkini

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:55 WIB

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:44 WIB

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:39 WIB

KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi

KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:34 WIB

Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!

Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:34 WIB

Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat

Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:33 WIB

AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang

AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:27 WIB

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:22 WIB

Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal

Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:15 WIB

Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok

Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:04 WIB