Gunakan "Kata Bersayap", Pengusaha Dimarahi Menteri Susi

Arsito Hidayatullah, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 09 Oktober 2015 | 14:10 WIB
Gunakan "Kata Bersayap", Pengusaha Dimarahi Menteri Susi
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat di DPR RI, Rabu (1/4). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dikenal memiliki cara kerja yang serba cepat dan lugas, kembali memberi peringatan kepada seluruh pejabat di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), termasuk para pengusaha dan asosiasi yang bermitra dengan KKP. Susi terutama meminta untuk tidak lagi menggunakan "kata-kata bersayap" atau kata-kata yang belum pasti.

Susi bahkan tak segan-segan menegur salah satu pengusaha yang melontarkan "kata-kata bersayap" ketika berbincang dengannya. Namun tidak secara langsung, teguran tersebut diselipkan Susi dalam sebuah candaannya.

"Pak, tolong, kalau ngomong di sini jangan pakai kata-kata bersayap. Ini saya ingatkan kembali, di sini semua (pejabat KKP) saya sudah tegur dan ingatkan, dilarang keras menggunakan kata-kata bersayap. Jadi enggak boleh itu. Ada kata 'akan', 'nanti' atau apa, itu saya ada kamusnya. Nanti saya kasih. Di sini mau taunya tanggal, bulan dan tahunnya," kata Susi sambil tertawa, di kantornya, Jumat (9/10/2015).

Teguran tersebut terkait permintaan Susi kepada pengusaha untuk segera melakukan pembangunan pabrik, minimal satu pabrik setiap bulannya. Namun sang pengusaha belum bisa memberikan kepastian sanggup atau tidaknya memenuhi permintaan tersebut. Susi sendiri meminta hal itu demi mendongkrak perekonomian Indonesia, dengan memperbanyak pabrik pengolahan hasil laut.

"Jadi kan, Pak Presiden minta kita buat produk jadinya. Jadi jangan selalu ekspor bahan mentahnya. Makanya, para pengusaha ini sanggup nggak, bangun pabrik satu per bulannya. Kalau nggak, berhenti saja jadi pengusaha. Wong bangun pabrik murah kok nggak bisa. Kalau bisa, reward-nya nanti peresmiannya saya yang resmiin. Kalau nggak bisa, Dirjen aja yang resmiin," kata Susi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Susi: 50 Persen Rumput Laut di Dunia dari Indonesia

Menteri Susi: 50 Persen Rumput Laut di Dunia dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 12:07 WIB

Bisa Hemat Rp12 T, Susi Minta Gaji Anak Buah Naik 10 Kali Lipat

Bisa Hemat Rp12 T, Susi Minta Gaji Anak Buah Naik 10 Kali Lipat

Bisnis | Kamis, 10 September 2015 | 13:45 WIB

Terkini

Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji

Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:29 WIB

Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran

Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:03 WIB

Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!

Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:54 WIB

Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029

Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:42 WIB

Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?

Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:42 WIB

Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar

Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:26 WIB

Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus

Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:19 WIB

Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan

Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:00 WIB

Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan

Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:52 WIB

Jemaah Haji dari Tuban  Ini Berbagi: Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah yang Tenang

Jemaah Haji dari Tuban Ini Berbagi: Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah yang Tenang

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:34 WIB