Array

Kuartet Dialog Nasional Tunisia Menangkan Nobel Perdamaian 2015

Liberty Jemadu Suara.Com
Jum'at, 09 Oktober 2015 | 17:15 WIB
Kuartet Dialog Nasional Tunisia Menangkan Nobel Perdamaian 2015
Para pemimpin Kuartet Dialog Nasional Tunisia, kelompok yang memenangkan Nobel Perdamaian 2015 (Reuters/Anis Mili).

Suara.com - Kuartet Dialog Nasional Tunisia memenangkan hadiah Nobel Perdamaian 2015 berkat kontribusinya dalam membangun demokrasi di negara itu setelah Revolusi Yasmin pecah pada Desember 2010, demikian diumumkan Komite Nobel pada Jumat (9/10/2015).

Kuartet itu terdiri dari Serikat Buruh Umum Tunisia (UGTT), Konfederasi Industri, Perdagangan, dan Kerajinan Tangan Tunisia (UTICA), Liga Hak Asasi Manusia Tunisia (LTDH), dan Asosiasi Advokat Tunisia.

Dibentuk pada pertengahan 2013, kuartet ini mendukung proses demokratisasi di Tunisia, negara yang nyaris ambruk akibat revolusi untuk menurunkan diktator Zine El Abidine Ben Ali pada 2011. Revolusi ini memicu gelombang demokratisasi di Timur Tengah, proses yang kemudian disebut sebagai "Revolusi Musim Semi Arab".

"Karya mereka mengembangkan sebuah proses alternatif nan damai ketika Tunisia berada di ambang perang saudara," kata Kaci Kullman Five, kepala Komite Nobel.

"Di atas segalanya, hadiah ini adalah sebuah dukungan bagi rakyat Tunisia, yang di tengah masalah besar bisa meletakan dasar bagi persaudaraan nasional. Komite Nobel berharap ini akan menjadi contoh bagi negara-negara lain," lanjut Five.

Hadiah Nobel Perdamaian ini akan diserahkan dalam sebuah upacara di Oslo, Norwegia pada 10 Desember mendatang.

Secara umum penganugerahan Nobel Perdamaian pada kuartet ini dinilai sebagai upaya Komite Nobel untuk mendorong revolusi di Timur Tengah. Revolusi Musim Semi Arab sendiri boleh dikatakan masih berlangsung saat ini dan telah menelan jutaan korban jiwa di Timur Tengah.

Salah satu negara yang masih bergejolak akibat gelombang revolusi ini adalah Suriah, dipicu oleh perlawanan untuk menggulingkan rezim Bashar al Asaad. Selain korban jiwa, ratusan ribu warga Suriah kini terus mengalir ke Eropa dalam sebuah gelombang pengungsian yang disebut terbesar setelah Perang Dunia II. (Reuters/CNN)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI