Bencana Asap, Kak Seto Minta Pemerintah Perbanyak Rumah Aman

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 09 Oktober 2015 | 19:56 WIB
Bencana Asap, Kak Seto Minta Pemerintah Perbanyak Rumah Aman
Kak Seto di KPAI [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Pemerintah diharapkan mendirikan rumah aman di daerah-daerah yang terdapat kasus kebakaran hutan dan lahan, terutama di Sumatera dan Kalimantan. Tujuannya untuk menampung anak-anak agar mereka mendapatkan rasa aman.

"Membuat rumah-rumah aman yang bisa menyelamatkan anak khususnya 12 tahun ke bawah. Ini harus jadi skala prioritas. Jadi apakah itu ditempatkan sementara di mal, kantor wali kota, kantor gubernur itu dipakai untuk tempat aman anak-anak," kata mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Seto Mulyadi di kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2015).

Seto atau yang akrab dipanggil Kak Seto berharap pemilik otoritas dapat segera mencari solusi kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan bencana asap.

"Jadi harus menjadi keputusan pemerintah sebagai bencana nasional dan semua kekuatan diarahkan untuk bisa menyelesaikan masalah ini," ujar Kak Seto.

Kak Seto mengatakan kalau masalah kebakaran hutan dan lahan tidak ditangani, kelak akan menghambat pertumbuhan anak-anak.

"Tapi anak-anak yang sudah terpapar asap, begitu banyak racun-racun kimia di paru-parunya, ini akan menimbulkan generasi yang rapuh dari segi kesehatan maupun kecerdasan," kata Kak Seto.

Ketika meninjau salah satu daerah di Palembang yang kena imbas kebakaran, Kak Seto melihat pemandangan yang sangat memprihatinkan.

"Kemarin saya ke Palembang lihat sendiri, ada gubuk di tempat gusuran di situ ada 3-4 bayi terpapar asap dan rapuh. Udah satu bulan dia terpapar, saya khawatir nasibnya akan semakin memprihatinkan sampai meninggal," kata Kak Seto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menantu Kak Seto Tak Diculik, Cuma Ada Masalah Keluarga

Menantu Kak Seto Tak Diculik, Cuma Ada Masalah Keluarga

News | Kamis, 24 September 2015 | 15:58 WIB

Setelah Dicari Keluarga dan Polisi, Menantu Kak Seto Ditemukan

Setelah Dicari Keluarga dan Polisi, Menantu Kak Seto Ditemukan

News | Kamis, 24 September 2015 | 15:47 WIB

Menantu Kak Seto Dilaporkan Hilang

Menantu Kak Seto Dilaporkan Hilang

News | Kamis, 24 September 2015 | 15:40 WIB

Bahayanya Bila Anak Sering Dibentak Orang Tua

Bahayanya Bila Anak Sering Dibentak Orang Tua

Health | Sabtu, 06 Juni 2015 | 07:19 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×