Aceh Bentuk Badan Khusus untuk Kelola 11 Blok Migas

Pebriansyah Ariefana

Senin, 12 Oktober 2015 | 23:35 WIB
Aceh Bentuk Badan Khusus untuk Kelola 11 Blok Migas
Anjungan lepas pantai Mike-Mike, milik PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) di Perairan Jawa Barat, Kamis (16/7). (Antara)

Suara.com - Pemerintah membentuk Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) untuk mengelola 11 blok minyak dan gas bumi yang ada di darat dan perairan provinsi itu. Peran BPMA ini seperti Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Aceh Said Ikhsan mengatakan BPMA paling lambat terbentuk Mei 2016. Keberadaan BPMA merupakan amanah dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Bersama Sumber Daya Alam Migas di Aceh. PP 23/2015 adalah turunan dari Undang Undang Pemerintah Aceh (UUPA).

Said mengatakan BPMA nantinya berperan dalam melakukan pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan terhadap kontrak kerja sama kegiatan usaha hulu migas di Aceh. Dikatakan, untuk mengelola 11 blok Migas tersebut, BPMA nantinya bekerjsama dengan kontraktor yang mau melakukan eksplorasi di Aceh.

Kata dia, untuk mengelola blok Migas ini bukan pekerjaan satu bulan atau satu tahun, tapi dalam jangka panjang minimal 20 tahun, oleh karenanya dibutuhkan investasi yang cukup besar. Untuk satu blok saja bisa membutuhkan investasi ratusan miliar rupiah, itu pun belum tentu berhasil memperoleh migas.

Sementara itu, Kepala Humas SKK Migas, Elan Biantoro menyatakan, pemerintah sangat mendukung kehadiran BPMA, sehingga Aceh bisa mandiri untuk mengelola migas. Dia berharap agar masyarakat mendukung siapa saja investor yang masuk ke Aceh. Karena eksplorasi migas merupakan proyek jangka panjang dan membutuhkan modal yang sangat besar.

Sementara, Direktur Pembinaan Usaha Hulu Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, dalam PP No 23 Tahun 2015 disebutkan kewenangan pengelolaan migas, yang ada di wilayah laut 12-200 mil dari kewenangan Aceh, dilaksanakan oleh pemerintah dengan mengikutsertakan pemerintah Aceh lewat pengawasan dan pemantauan terhadap produksi migas.

Dalam rangka pengawasan dan pemantauan produksi Migas, kontraktor, yang wilayah kerjanya berada pada 12 sampai dengan 200 mil laut dari wilayah kewenangan Aceh, wajib menyampaikan laporan produksi migas secara berkala kepada Gubernur Aceh.

Badan Pengelolaan Migas di Aceh ini bertugas untuk melakukan pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan terhadap kontrak kerjasama kegiatan usaha hulu. Hal ini bertujuan agar pengambilan migas milik negara yang ada di darat dan laut di wilayah Aceh bisa memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPH Migas: Sarana Penyalur BBM Masih Terpusat di Jawa

BPH Migas: Sarana Penyalur BBM Masih Terpusat di Jawa

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 04:50 WIB

Pertamina Resmikan Proyek Migas Baru Senilai Rp687,3 Miliar

Pertamina Resmikan Proyek Migas Baru Senilai Rp687,3 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2015 | 18:01 WIB

Bangun Posko, BPH Migas Pantau Distribusi BBM Lebaran

Bangun Posko, BPH Migas Pantau Distribusi BBM Lebaran

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2015 | 17:50 WIB

Di Rekaman KPK, Waryono Bahas Duit Buka Tutup Gendang dengan Rudi

Di Rekaman KPK, Waryono Bahas Duit Buka Tutup Gendang dengan Rudi

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 15:26 WIB

Legislator: Kembali ke OPEC Sangat Mustahil Terwujud

Legislator: Kembali ke OPEC Sangat Mustahil Terwujud

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2015 | 16:01 WIB

Anggota DPR Tolak SKK Migas Jadi BUMN Khusus

Anggota DPR Tolak SKK Migas Jadi BUMN Khusus

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2015 | 19:08 WIB

Agus: Waktu Itu Ibas Anak Presiden, Tak Mungkin Terlibat

Agus: Waktu Itu Ibas Anak Presiden, Tak Mungkin Terlibat

News | Jum'at, 05 Juni 2015 | 13:38 WIB

Usut Penjualan Kondensat, Bareskrim Periksa Bekas Dirjen Migas

Usut Penjualan Kondensat, Bareskrim Periksa Bekas Dirjen Migas

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 14:06 WIB

TPPI Diduga Selewengkan Kebijakan Wapres JK

TPPI Diduga Selewengkan Kebijakan Wapres JK

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 21:21 WIB

Kapolri Siap Bongkar Mafia Migas di Petral

Kapolri Siap Bongkar Mafia Migas di Petral

News | Jum'at, 22 Mei 2015 | 15:11 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×