Anggota DPR Tolak SKK Migas Jadi BUMN Khusus

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 05 Juni 2015 | 19:08 WIB
Anggota DPR Tolak SKK Migas Jadi BUMN Khusus
Ilustrasi: Kilang minyak. (Shutterstock)

Suara.com - Wacana pemerintah yang hendak menjadikan SKK Migas menjadi Badan Usaha Milik Negara khusus, mendapat penolakan dari anggota Komisi VII DPR Kurtubi. Pasalnya, jika rencana terealisasi, akan membuat sistem pengelolaan minyak dan gas semakin ribet dan hanya merugikan masyarakat.

Kurtubi menjelaskan jika SKK Migas diubah menjadi BUMN khusus, hanya akan bergerak di sektor hulu. Dengan demikian, tata kelola migas jadi tak efisien. Kurtubi mengatakan hal itu bisa melanggengkan sistem unblunding yang juga mengakibatkan pemborosan. Lebih jauh lagi, ia khawatir kontrol atas cost recovery menjadi tidak efektif dan efisien.

"Kami menolak keras dikonversinya SKK Migas jadi BUMN khusus. Sebab ini akan menciptakan sistem yang ribet. Jangan banyak cabangnya, kelola minyak dan gas itu harus satu dikelola oleh perusahaan negara," kata Kurtubi di acara diskusi bertema Mendambakan UU Migas yang Konstitusional di Jakarta, Jumat (5/6/2015).

Menurutnya untuk mengelola sektor hulu dan hilir sektor minyak dan gas di Indonesia cukup PT. Pertamina (Persero), hal ini seusai UU Nomor 8 Tahun 81 tentang Pertamina. Pasalnya, kata dia, bangsa ini sudah tahu Pertamina berpengalaman di bidang migas.

"Kalau nanti bentuk perusahaan baru, ini akan terjadi tumpang tindih kepentingan dengan Pertamina. Akhirnya pengelolaan minyak dan gas di sektor hulu dan hilir bermasalah, malah bikin ribet dan ruwet lagi,” katanya.

“Jangan jadikan negara dan masyarakat ini sebagai sebagai bahan eksperimen. Dulu kan sudah pernah gagal eksperimen pertama pembentukan BP Migas ke SKK Migas. Akhirnya berbenturan kan, jadi jangan jadikan ini eksperimen lagi,” Kurtubi menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Agus: Waktu Itu Ibas Anak Presiden, Tak Mungkin Terlibat

Agus: Waktu Itu Ibas Anak Presiden, Tak Mungkin Terlibat

News | Jum'at, 05 Juni 2015 | 13:38 WIB

Usut Penjualan Kondensat, Bareskrim Periksa Bekas Dirjen Migas

Usut Penjualan Kondensat, Bareskrim Periksa Bekas Dirjen Migas

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 14:06 WIB

TPPI Diduga Selewengkan Kebijakan Wapres JK

TPPI Diduga Selewengkan Kebijakan Wapres JK

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 21:21 WIB

Tingkatkan Lifting Minyak, Pemerintah Kerahkan Ahli Eksplorasi

Tingkatkan Lifting Minyak, Pemerintah Kerahkan Ahli Eksplorasi

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2015 | 20:00 WIB

Sektor Migas Sumbang 21 Persen Penerimaan Negara

Sektor Migas Sumbang 21 Persen Penerimaan Negara

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2015 | 19:23 WIB

Terkini

Mengapa Zodiak Gemini Sering Disalahpahami sebagai Pribadi yang Bermuka Dua?

Mengapa Zodiak Gemini Sering Disalahpahami sebagai Pribadi yang Bermuka Dua?

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Usaha Kuliner Tak Cukup Bermodal Resep Enak, 3 Hal Ini Juga Perlu Diperhatikan

Usaha Kuliner Tak Cukup Bermodal Resep Enak, 3 Hal Ini Juga Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Pengemudi BYD Lindas Ojol di Panglima Polim Jadi Tersangka

Pengemudi BYD Lindas Ojol di Panglima Polim Jadi Tersangka

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Kedubes Singapura Bantah Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani Temui Dubes, Sebut Disinformasi

Kedubes Singapura Bantah Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani Temui Dubes, Sebut Disinformasi

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Kunjungi Desa Tenganan Pegringsingan, Seruni dan Dekranas Dukung Pelestarian Tenun Gringsing

Kunjungi Desa Tenganan Pegringsingan, Seruni dan Dekranas Dukung Pelestarian Tenun Gringsing

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Menjadi Guru yang Berakhlak dalam Buku Adab di Atas Ilmu 5

Menjadi Guru yang Berakhlak dalam Buku Adab di Atas Ilmu 5

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Cara Pakai Sariayu Hair Tonic Mayang Sari Merang untuk Atasi Ketombe dan Bantu Suburkan Rambut

Cara Pakai Sariayu Hair Tonic Mayang Sari Merang untuk Atasi Ketombe dan Bantu Suburkan Rambut

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Sinopsis We Are Young, Dracin Militer Wan Qian dan Qin Hao di iQiyi

Sinopsis We Are Young, Dracin Militer Wan Qian dan Qin Hao di iQiyi

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Para Atlet Jatim Mampu Pecahkan Rekor dalam Asian Para Games 2026

Gubernur Khofifah Apresiasi Para Atlet Jatim Mampu Pecahkan Rekor dalam Asian Para Games 2026

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:24 WIB

×