Moeldoko: Bela Negara Bukan Berarti Pegang Senjata

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 13 Oktober 2015 | 06:39 WIB
Moeldoko: Bela Negara Bukan Berarti Pegang Senjata
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko di DPR [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Kementerian Pertahanan akan membentuk kader bela negara‎ awal tahun 2016 untuk membantu pertahanan nasional dan keutuhan bangsa. Para kader akan dilatih oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan.

Mantan Panglima TNI Jenderal (purnawirawan) Moeldoko menilai rencana tersebut program yang tepat karena bertujuan untuk membangun dan membentuk kecintaan terhadap bangsa.

"Untuk menuju persiapan komponen cadangan dan komponen pendukung, diperlukan kesiapan upaya pembangunan kesadaran bela negara kepada rakyat Indonesia. Itu sudah tepat," ujar Moeldoko di DPR, Senin (12/10/2015).

Moeldoko menjelaskan bela negara merupakan wujud rasa tanggungjawab masyarakat terhadap bangsa. Bela negara tidak selalu diidentikan dengan persenjataan.

"Yang dimaksud bela negara bukan memegang senjata, tetapi jiwanya. Bagaimana rasa memiliki negara, disiplin, dan bertanggung jawab. Itu sebaiknya memang dari awal diberikan ke anak- anak kita," kata Moeldoko

Moeldoko mengatakan tiga bentuk dalam mempertahankan sistem pertahanan bangsa.

"Sistem pertahanan negara ada tiga yakni, komponen TNI, komponen Cadangan dan komponen pendukung," katanya.

Moeldoko menekankan nilai- nilai kebangsaan yang mulai luntur harus segera dikuatkan kembali.

"Saya pikir ada keprihatinan nasional soal kondisi yang perlu dibenahi kembali, yakni nilai-nilai bangsa, kejujuran, kegotongroyongan," kata Moeldoko.

Terkait target Kemenhan mencetak 100 juta kader bela negara dalam waktu 10 tahun, menurut Moeldoko, jumlahnya bisa berapapun.

"Tetapi kalau target peningkatan kesadaran pembelaan negara bisa saja berapapun jumlahnya. Setiap warga negara bahkan harus memiliki hal itu," kata dia.

Program bela negara merupakan strategi pembangunan komponen cadangan, katanya. Setiap kabupaten, katanya, idealnya memiliki kurang lebih satu batalyon atau sekitar 750 kader.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Moeldoko Jelaskan Pentingnya Operasi Militer Selain Perang

Moeldoko Jelaskan Pentingnya Operasi Militer Selain Perang

News | Senin, 12 Oktober 2015 | 13:16 WIB

Kemenhan akan Bentuk Kader Bela Negara, Israel Jadi Contoh

Kemenhan akan Bentuk Kader Bela Negara, Israel Jadi Contoh

News | Senin, 12 Oktober 2015 | 11:55 WIB

Hari Bela Negara

Hari Bela Negara

Foto | Jum'at, 19 Desember 2014 | 11:21 WIB

Terkini

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

×