DPR Ingin Dengar Penjelasan Luhut Soal Program Kader Bela Negara

Siswanto, Bagus Santosa

Selasa, 13 Oktober 2015 | 11:04 WIB
DPR Ingin Dengar Penjelasan Luhut Soal Program Kader Bela Negara
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Panjaitan [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua DPR Setya Novanto mengundang Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan untuk melakukan pertemuan pada Jumat (17/10/2015). Salah satu agendanya pertemuan yaitu membahas program bela negara yang diusulkan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

"Begini, ini berkaitan dengan polemik bela negara yang berkaitan dengan wajib militer, itu kita jangan terburu-buru memberikan penilaian. Tentu kita akan dengarkan dari Pak Luhut dan kita undang hari Jumat. Untuk menyampaikan langsung apa benar ada hal-hal berkaitan dengan Wajib Militer," kata Setya di DPR, Selasa (13/10/2015).

Sebelum memberikan penilaian, kata Setya, ada baiknya mendengar informasi secara utuh tentang bela negara dari orang yang berkompeten, termasuk anggarannya.

Setya mengatakan sampai kemarin, ketika bertemu dengan Luhut, belum ada pembicaraan sama sekali menyangkut konsep program bela negara beserta anggaran.

"Kalau tujuan dari program ini baik, karena ini menyangkut masalah patriotisme pada bangsa dan negara, kalau itu memang baik tentu kita akan lhat masalah program, masalah konsepnya,dan anggarannya," ujar dia.

Kemarin, Senin (12/10/2015), Ryamizard mengatakan Kementerian Pertahanan akan membentuk kader bela negara‎ awal tahun 2016. Para kader akan dilatih oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan.

"Kader bela negara ini dibentuk untuk mewujudkan Indonesia yang kuat di tengah bentuk ancaman nyata yang kompleks," kata Ryamizard Ryacudu.

Untuk menunjukkan pentingnya kader bela negara, Ryamizard menyontohkan Israel. Israel, katanya, yang hanya memiliki tujuh juta warga, namun negara tersebut kuat, bahkan bisa menahan serangan dari negara musuh karena warganya punya kesadaran bela negara yang tinggi.‎


"Israel punya tujuh juta warga negara, dan punya enam juta warga potensial bela negara, tapi mampu menahan serangan dari kiri dan kanan. Mereka sama juga punya enam juta tentara," kata Ryamizard.

Ryamizard menargetkan dalam kurun waktu 10 tahun, Indonesia mencetak 100 juta kader bela negara.

Tahun ini, Kementerian Pertahanan, akan mulai membina 4.500 kader yang tersebar di 45 kabupaten dan kota. Setiap kabupaten dan kota, katanya, akan terdapat 100 kader pembina.‎

"Kita punya 100 juta penduduk potensial untuk kader bela negara. Bayangkan jika 100 juta warga RI punya kepribadian bela negara, maka sama dengan mempunyai 100 juta tentara," ujarnya.

Kader pembina bela negara diambil dari unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

"Jadi nanti para pemerintah daerah akan kerjasama dengan kodam atau kodim setempat. Yang terpenting adalah bagaimana menyamakan otak warga negara untuk mencintai negara," kata dia.

Kabut Asap

Pertemuan dengan Luhut nanti, juga untuk membahas problematika kabut asap akibat pembakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan. Penanganan masalah tersebut dibutuhkan koordinasi yang terpusat.

Menurut Setya, Luhut tepat berperan sebagai koordinator penanganan kabut asap.

"Saya ingin sampaikan juga ke Presiden saat pertemuan (nanti) agar ada koordinator untuk menyembatani supaya terpadu (penanganan asap). Yang memang yang paling tepat, ya Pak Luhut yang ke sana ke sini terjun langsung," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi Nasdem Dukung Dibentuk Kader Bela Negara

Politisi Nasdem Dukung Dibentuk Kader Bela Negara

News | Selasa, 13 Oktober 2015 | 03:35 WIB

Moeldoko: Bela Negara Bukan Berarti Pegang Senjata

Moeldoko: Bela Negara Bukan Berarti Pegang Senjata

News | Selasa, 13 Oktober 2015 | 06:39 WIB

Moeldoko Jelaskan Pentingnya Operasi Militer Selain Perang

Moeldoko Jelaskan Pentingnya Operasi Militer Selain Perang

News | Senin, 12 Oktober 2015 | 13:16 WIB

Terkini

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:09 WIB

IHSG Bidik Rebound di Awal Pekan, Ini Daftar Saham Pilihan 4 Analis Ternama

IHSG Bidik Rebound di Awal Pekan, Ini Daftar Saham Pilihan 4 Analis Ternama

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:07 WIB

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Foto | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 07:59 WIB

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 07:54 WIB

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 07:51 WIB

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 07:38 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:37 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

×