Paus Fransiskus Minta Maaf atas Skandal di Vatikan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 15 Oktober 2015 | 06:20 WIB
Paus Fransiskus Minta Maaf atas Skandal di Vatikan
Paus Fransiskus dalam sebuah doa di Lapangan St Petrus, Vatikan (30/9) [Reuters/Max Rossi].

Suara.com - Paus Fransiskus meminta maaf atas skandal di Vatikan dan di Roma. Ini terkait dua kasus pendeta dan hubungan sesama jenis yang terungkap bulan ini selama pertemuan utama para uskup.

"Hari ini ... atas nama Gereja, saya meminta pengampunan Anda untuk untuk skandal yang terjadi baru-baru ini di Roma atau di Vatikan," kata Paus dalam sambutannya di Lapangan Santo Petrus, Rabu (14/2015).

"Saya meminta Anda untuk memberikan pengampunan," kata Paus kepada puluhan ribu orang yang akhirnya memberikan tepuk tangan.

BACA JUGA:

Heboh Patung Bunda Maria yang Tersenyum dan Teteskan Air Mata

Sementara juru bicara Vatikan, Pastor Federico Lombardi tidak bisa menjelaskan lebih lanjut soal skandal yang dimaksud Paus.

Namun seperti dilansir Reuters, ada dua skandal di Vatikan dan gereja Katolik Roma dalam dua minggu terakhir. Pada 3 Oktober, seorang imam Polandia yang bekerja di kantor Vatikan sejak tahun 2003 mengungkapkan bahwa ia homoseksual dan telah hidup dengan pria selama bertahun-tahun.

Sejak terpilih 2013 lalu, Paus pernah meminta maaf atas pelecehan seksual terhadap anak-anak oleh pendeta. (Reuters)

BACA JUGA:

Geger Sandal Berlafadz "Allah" Dilaporkan ke Polisi

Dunia Soroti Kematian Tiga Transgender di Argentina

Tolak Ajakan Ludwig untuk Bertemu, Ini Alasan Jessica Iskandar

Beda Persepsi Tentang Selingkuh Pada Lelaki dan Perempuan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Melihat Paus, Model Ini Diusir karena Tak Pakai Bra

Ingin Melihat Paus, Model Ini Diusir karena Tak Pakai Bra

News | Rabu, 15 Juli 2015 | 19:24 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×