Partai Anti Imigran Menang Pemilu di Swiss

Laban Laisila

Senin, 19 Oktober 2015 | 23:21 WIB
Partai Anti Imigran Menang Pemilu di Swiss
Polisi Hungaria menahan beberapa imigran asal Afghanistan di Desa Asttohatolom, Hungaria. (Reuters/Dado Ruvic)

Suara.com - Partai Rakyat Swiss (SVP), yang anti-imigrasi  memperoleh suara terbanyak pada pemilihan anggota parlemen pada Senin (19/10/2015), atau Minggu waktu setempat, terus menekan pemerintah Swiss untuk memberlakukan kuota imigran yang masuk dari Uni Eropa.

Keberhasilan SVP, ditambah kenaikan perolehan suara Partai Liberal Pro-Bisnis (FDP) dan membuat pengamat politik Swiss mulai membicarakan pergeseran politik Swiss ke arah sayap kanan (konservatif), atau yang disebut dengan Rechtsrutsch.

Imigrasi adalah topik utama untuk pemilih di tengah keadaan banyak pencari suaka datang dari Timur Tengah dan Afrika Utara menuju Eropa.

"Suaranya telah jelas," kata pemimpin SVP Toni Brunner kepada televisi Swiss.

Menurut Brunner, masyarakat khawatir akan migrasi massal menuju Eropa dan hasil Pemilihan.

SVP memperoleh 29,4 persen suara, yang menurut perhitungan dari penyiar Swiss SRF, naik dari 26,6 persen pada 2011 lalu.

Perolehan suara SVP, partai tunggal terbesar Swiss, ini diuntungkan  setelah Swiss mendukung referendum untuk membatasi jumlah warga asing yang tinggal di negara tersebut.

Pembuat kebijakan mempunyai waktu hingga 2017 untuk menyatukan hasil referendum ini dengan pakta Uni Eropa yang menjamin pergerakan bebas pekerja termasuk imigran.

Sebaliknya, Pemerintah Swiss harus menentukan tentang kuota didalam kebijakannya terlepas dari komprominya dengan Uni Eropa. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapal Yunani Tabrak Imigran Timur Tengah, 8 Tewas Tenggelam

Kapal Yunani Tabrak Imigran Timur Tengah, 8 Tewas Tenggelam

News | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 02:31 WIB

Puluhan Imigran Gelap Terdapar di Pantai Jayanti Cianjur

Puluhan Imigran Gelap Terdapar di Pantai Jayanti Cianjur

News | Rabu, 23 September 2015 | 11:08 WIB

Onggokan 'Kendaraan' Pengungsi

Onggokan 'Kendaraan' Pengungsi

Foto | Sabtu, 19 September 2015 | 09:21 WIB

Hungaria Cegat Kereta Kroasia yang Sarat Pengungsi dan Imigran

Hungaria Cegat Kereta Kroasia yang Sarat Pengungsi dan Imigran

News | Sabtu, 19 September 2015 | 08:54 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×