Topan Koppu Tewaskan 10 Orang di Filipina

Ririn Indriani

Selasa, 20 Oktober 2015 | 08:46 WIB
Topan Koppu Tewaskan 10 Orang di Filipina
Topan Koppu landa Filipina, Senin (19/10/2015) (Eric de Castro/Reuters)

Suara.com - Sekitar 10 orang tewas dan lima orang lagi cedera saat Topan Koppu, yang secara lokal dinamakan Lando, menerjang Filipina Utara pada hari kedua, demikian laporan pemerintah pada Senin malam (19/10/2015).

Hingga pukul 12.00 waktu setempat, Dewan Penanganan dan Pengurangan Resiko Bencana Nasional menyatakan sebanyak 283.486 orang terpengaruh di Wilayah Ilocos, Cagayan, Luzon Tengah, Calabarzon, Bicol dan Wilayah Administrasi Cordillera, dan 36 ruas jalan serta 18 jembatan tetap tak bisa dilewati.

Angin kencang dan hujan lebat mengakibatkan gangguan pasokan listrik di tiga kota besar dan 65 kota praja di Luzon, seperti dilansir Xinhua. Cuaca buruk juga mengakibatkan pembatalan 48 penerbangan, sehingga lebih dari 5.000 penumpang dan 215 barang terdampar.

Kebanyakan saluran komunikasi di Luzon telah pulih kecuali di Casiguran, Aurora, tempat Topan Koppu mendarat pada Minggu (18/10/2015) pagi.

Akibat cuaca buruk, kegiatan belajar-mengajar dibekukan dan kantor pemerintah telah ditutup di sebagian besar Filipina Utara.

Topan Koppu bergerak secara perlahan dan diperkirakan terus mendatangkan hujan lebat di sepanjang jalurnya, kata Kantor PBB bagi Koordinasi Urusan Kemanusiaan pada Senin.

Kepala Kantor PBB bagi Pengurangan Resiko Bencana Margareta Wahlstrom memuji pemerintah karena upayanya dalam mengurangi korban jiwa dan jumlah orang yang terpengaruh oleh topan itu.

"Komunikasi mengenai peringatan dini di Filipina telah meningkat secara mencolok sejak Topan Haiyan merenggut lebih dari 6.000 nyawa pada November 2013," kata Margareta Wahlstrom di dalam satu siaran pers.

Sementara itu Juru Bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan dalam satu taklimat di Markas Besar badan dunia tersebut, "PBB bekerjasama dengan Pemerintah Filipina untuk melakukan penilaian cepat mengenai keperluan untuk lebih memahami dampak kemanusiaan akibat Topan itu."

Dana Anak PBB telah mengatur pasokannya buat 12.000 keluarga, termasuk tablet penjernih air, peralatan kesehatan, obat, pasokan sekolah, makanan sehat, tenda dan generator, kata Dujarric. (Antara/Xinhua-OANA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amukan Topan Rammasun Tewaskan 10 Orang di Filipina

Amukan Topan Rammasun Tewaskan 10 Orang di Filipina

News | Rabu, 16 Juli 2014 | 12:55 WIB

Terkini

Belum Lupa Kegagalan di Piala AFF, Timnas Indonesia Ingin Balas Kekalahan dari Singapura

Belum Lupa Kegagalan di Piala AFF, Timnas Indonesia Ingin Balas Kekalahan dari Singapura

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 12:00 WIB

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:00 WIB

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 11:59 WIB

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:58 WIB

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:57 WIB

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 11:56 WIB

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:50 WIB

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:47 WIB

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:46 WIB

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:44 WIB

×