Aksi Kekerasan Meningkat, Warga Israel Ramai-ramai Beli Senjata

Ruben Setiawan

Rabu, 21 Oktober 2015 | 14:37 WIB
Aksi Kekerasan Meningkat, Warga Israel Ramai-ramai Beli Senjata
Seorang warga Israel berlatih menembak di Herzliya. (Reuters/Baz Ratner)

Suara.com - Situasi mencekam masih meliputi kawasan Yerusalem Timur, khususnya di permukiman Jabel Mukaber, tempat terjadinya serangkaian aksi kekerasan yang menewaskan lima warga Palestina. Meningkatnya frekuensi insiden berdarah berdampak pula pada meningkatnya pengajuan izin kepemilikan senjata dari warga Israel.

Reuters melansir, selain mengajukan izin untuk memiliki senjata, makin banyak juga warga sipil Israel yang mengikuti kelas latihan menembak. Mereka ingin melindungi diri dari aksi penikaman yang sewaktu-waktu bisa menimpa mereka.

Beberapa toko senjata api di Kota Tel Aviv juga belakangan makin ramai pengunjung. Sebagian yang datang ingin membeli senjata, sementara sebagian lainnya ingin memperpanjang izin kepemilikan senjata mereka.

Aksi penikaman hampir terjadi setiap hari di Israel. Seperti dikutip dari Independent, di Jabel Mukaber, aksi penikaman terjadi lebih sering daripada di tempat lain.

Lima warga Palestina asal Jabel Mukaber yang tewas, diklaim polisi Israel sebagai pelaku penikaman bersenjata pisau. Salah satunya adalah Mutaz Aweisat, seorang remaja berusia 16 tahun yang ditembak mati oleh polisi Israel di Armon Hanatziv, permukiman warga Yahudi dekat Jabel Mukaber.

Polisi mengatakan, Mutaz kedapatan sedang menghunus pisau dan mencoba menikam seorang penjaga perbatasan. Namun, sejumlah media Palestina memberitakan sebaliknya. Mutaz hanya membawa buku-buku pelajaran, bukan pisau.

Hal-hal seperti, ditambah pemberitaan tajam dari media Palestina, dipandang sebagai pemicu kemarahan warga Palestina. Selain itu, Facebook, juga menjadi salah satu media sosial yang paling cepat membawa kabar ke seluruh kawasan tersebut. Salah satunya adalah laman Facebook milik Kantor Berita Shehab dari Gaza yang membahas tewasnya lima warga Palestina pada hari Sabtu akhir pekan lalu.

Otoritas Israel, sejak Minggu (18/10/2015) mulai mendirikan sebuah tembok untuk memisahkan kawasan Jabel Mukaber dari permukiman warga Yahudi Armon Hanatziv. Namun, kemudian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghentikan pekerjaan tersebut karena mendapat desakan dari politisi partai yang ia ketuai, Partau Likud. Mereka tidak ingin disebut "membagi Yerusalem", meski pada kenyataannya, itulah yang sebenarnya terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:49 WIB

Gencatan Senjata, Menhan Katz: Pasukan Israel Tetap di Lebanon

Gencatan Senjata, Menhan Katz: Pasukan Israel Tetap di Lebanon

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:14 WIB

Tegas! Perang AS-Israel vs Iran Akan Selesai Jika Militer Israel Angkat Kaki dari Lebanon

Tegas! Perang AS-Israel vs Iran Akan Selesai Jika Militer Israel Angkat Kaki dari Lebanon

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:35 WIB

FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara

FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:36 WIB

Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat

Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:32 WIB

Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis

Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:25 WIB

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:01 WIB

Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat

Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:56 WIB

Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel

Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel

Video | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Beberkan Alasan Maki Benjamin Netanyahu Orang Gila

Donald Trump Beberkan Alasan Maki Benjamin Netanyahu Orang Gila

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:53 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB