Rizal Ramli Minta Direksi Pelindo II Diganti

Kamis, 29 Oktober 2015 | 19:47 WIB
Rizal Ramli Minta Direksi Pelindo II Diganti
Menteri Koordinator bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (12/10). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengaku akan menyurati Menteri BUMN Rini Soemarno untuk segera mengganti Direksi PT Pelindo II atas sejumlah pelanggaran yang dilakukan perusahaan pelat merah itu.

Rizal dalam rapat bersama Panitia Khusus (Pansus) Angket Pelindo II menilai, ada banyak pelanggaran aturan dalam tata kelola perusahaan, serta kinerja keuangan yang tidak transparan yang dilakukan perusahaan yang dipimpin RJ Lino itu.

"Banyak sekali pelanggaran-pelanggaran hukum, korupsi, pelanggaran peraturan pemerintah, dan tata kelola yang tidak beres. Sementara, keuntungan Pelindo II itu sangat kecil dibandingkan dengan Pelindo III yang volumenya hanya 10-15 persen di bawahnya. Kami akan menulis surat kepada ibu Rini Soemarno untuk segera mengganti manajemen Pelindo II," tegas Rizal dalam rapat di DPR, Kamis (29/10/2015).

Menurut mantan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu, surat kepada Menteri BUMN itu diperlukan agar negara bisa mendorong perbaikan tata kelola perusahaan yang pangsa pasarnya mencapai 70 persen di seluruh Indonesia itu.

Dia mengungkapkan, kebutuhan akan perbaikan sistem tata kelola perusahaan lebih diperlukan ketimbang hanya mengganti pucuk pimpinan perusahaan.

Pasalnya, masalah di perseroan pelat merah itu menurut dia sudah sangat parah.

"Pada dasarnya, hal (masalah) ini sudah sangat berlarut, di luar kewajaran dan kepatutan. Sudah waktunya pemerintah, DPR, juga Pansus ini sama-sama bersikap biar tidak hanya terjadi pergantian orang. Itu mah kecil. Yang penting harus ada perbaikan tata kelola," katanya.

Mantan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) itu menjelaskan sejumlah pelanggaran yang dilakukan BUMN pelabuhan itu seperti laba perusahaan yang rendah dibanding BUMN lain, perpanjangan kontrak anak perusahaan yang menyalahi sejumlah aturan, hingga masalah waktu bongkar muat barang (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok yang begitu tinggi karena tidak adanya sistem pengelolaan efisien. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI