Wartawan Italia Balas Laporkan Marc Marquez ke Polisi

Liberty Jemadu

Senin, 02 November 2015 | 07:39 WIB
Wartawan Italia Balas Laporkan Marc Marquez ke Polisi
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (Reuters/Issei Kato).

Suara.com - Dua orang wartawan Italia, yang pada Jumat (30/10/2015), terlibat perkelahian dengan pembalap MotoGP Marc Marquez, mengatakan akan menempuh jalur hukum untuk menggugat pembalap dari tim Repsol Honda itu.

Stefano Corti dan Alessandro Onnis, wartawan dari dari program televisi La Iene, disebut akan menggugat Marquez di pengadilan karena telah menganiaya keduanya dalam insiden yang berlangsung di kediaman pembalap Honda tersebut di Cervera, Barcelona, Spanyol.

Dalam akun Facebook resminya, La Iene, pada Sabtu (1/11/2015),  mengatakan bahwa dua jurnalis itu telah meminta pengacara untuk menggugat Marquez di pengadilan.

Mereka juga mengatakan masih memiliki beberapa rekaman dari insiden perkelahian tersebut dan akan menayangkannya di stasiun televisi Italia Uno pada Senin (2/11/2015). Keduanya juga mendesak agar video tentang insiden itu, yang direkam oleh ibu Marquez, dibuka ke publik.

Kedua wartawan mengaku harus dirawat di rumah akibat perkelahian dengan Marquez.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Marquez telah menggugat dua wartawan itu karena "menghina dan menyerangnya secara fisik." Tak hanya dirinya, Marquez juga mengatakan dua wartawan itu juga melecehkan anggota keluarganya.

Adapun menurut dua wartawan itu, mereka mendatangi Marquez untuk menyerahkan sebuah pialan lelucon. Saat akan menyerahkan piala itulah keduanya diserang oleh Marquez dan anggota keluarganya.

"Mungkin mereka ingin piala yang lebih besar," terang kedua wartawan itu, sambil menerangkan bahwa Marquez berusaha merusak kamera dan mengambil kartu memori di dalamnya.

Adapun insiden ini diperkirakan masih berhubungan dengan insiden di Sepang antara Marquez dan pembalap Yamaha asal Italia, Valentino Rossi. Dalam insiden itu Marquez ditendang Rossi hingga terjatuh di lintasan.

Akibatnya Rossi pun diberi sanksi potongan tiga poin dan harus start paling belakang di GP Valencia, pekan depan. Dengan hukuman itu, peluang Rossi untuk merebut gelar juara dunia pada musim ini terancam sirna. (Reuters)

BERITA MENARIK LAINNYA:

Taylor Swift Digugat Gara-gara Lirik Lagu "Shake It Off"

Terkunci di Ruang Pendingin, Perempuan Ini Selamat Berkat Saus

Pengakuan Mengejutkan Istri Kopilot Pesawat Metrojet Rusia

Ini Ciri-ciri Manusia Saat Sedang Berbohong

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marc Marquez Diserang Reporter Italia, Buntut Insiden Rossi?

Marc Marquez Diserang Reporter Italia, Buntut Insiden Rossi?

News | Minggu, 01 November 2015 | 09:03 WIB

Vettel: Rossi Ambil Tindakan yang Tepat di Sepang

Vettel: Rossi Ambil Tindakan yang Tepat di Sepang

News | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 07:23 WIB

Lorenzo Bantah Bersekongkol dengan Marquez untuk Singkirkan Rossi

Lorenzo Bantah Bersekongkol dengan Marquez untuk Singkirkan Rossi

News | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 05:22 WIB

Lorenzo dan Marquez Sekongkol Jegal Rossi Jadi Juara?

Lorenzo dan Marquez Sekongkol Jegal Rossi Jadi Juara?

News | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 08:14 WIB

Terkini

Desakan Hukum Mati Koruptor, Ini Dia Koruptor Pertama Divonis Mati di Indonesia

Desakan Hukum Mati Koruptor, Ini Dia Koruptor Pertama Divonis Mati di Indonesia

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Demo 27 Agustus: Dua Pos Polisi di Slipi Dibakar, Separator Transjakarta Rusak Berantakan

Demo 27 Agustus: Dua Pos Polisi di Slipi Dibakar, Separator Transjakarta Rusak Berantakan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:48 WIB

5 Kelebihan Rice Cooker dengan Panci Keramik Dibanding yang Lain

5 Kelebihan Rice Cooker dengan Panci Keramik Dibanding yang Lain

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Bos BGN Mau Hapus MBG dari Sekolah Swasta, Taruna Nusantara, hingga Kemala Bhayangkari

Bos BGN Mau Hapus MBG dari Sekolah Swasta, Taruna Nusantara, hingga Kemala Bhayangkari

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:46 WIB

Karakter dan Prediksi Shio Ular: Si Cerdas dan Bijak yang Punya Hoki Finansial

Karakter dan Prediksi Shio Ular: Si Cerdas dan Bijak yang Punya Hoki Finansial

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:46 WIB

Helikopter Marine One Donald Trump Nyaris Kecelakaan Dempet Pesawat Komersial

Helikopter Marine One Donald Trump Nyaris Kecelakaan Dempet Pesawat Komersial

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:43 WIB

Polisi Pakai Istilah 'Preventive Strike' untuk Amankan Massa Aksi 27 Agustus

Polisi Pakai Istilah 'Preventive Strike' untuk Amankan Massa Aksi 27 Agustus

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik

Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:37 WIB

5 Smart TV 43 Inch Termurah, Layar Lega Gambar Jernih

5 Smart TV 43 Inch Termurah, Layar Lega Gambar Jernih

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus

Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:32 WIB

×