Polisi Pakai Istilah 'Preventive Strike' untuk Amankan Massa Aksi 27 Agustus

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:39 WIB
Polisi Pakai Istilah 'Preventive Strike' untuk Amankan Massa Aksi 27 Agustus
Sejumlah massa dari berbagai aliansi masyarakat saat menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (28/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Tim Advokasi untuk Demokrasi menilai Polda Metro Jaya melakukan tindakan agresif lewat penangkapan sewenang-wenang saat demonstrasi 27 Agustus 2026.
  • Polda Metro Jaya menggunakan istilah preventive strike dan education untuk mengamankan 65 orang tanpa dasar hukum acara pidana.
  • TAUD mendesak kepolisian segera menghentikan segala bentuk upaya paksa dan penyalahgunaan wewenang terhadap warga sipil peserta aksi.

Suara.com - Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) menyoroti penggunaan istilah preventive strike dan preventive education oleh Polda Metro Jaya dalam menangani aksi demonstrasi 27 Agustus 2026.

TAUD menilai pendekatan tersebut justru menunjukkan adanya tindakan aparat yang agresif terhadap masyarakat sipil sebelum aksi berlangsung.

Tindakan penangkapan, penyitaan hingga penggeledahan yang dilakukan aparat menjelang dan pada 27 Agustus 2026 itu juga disebut tidak memiliki dasar hukum yang memadai.

"Pertama, upaya paksa sewenang-wenang dengan dalih “mengamankan” oleh Polda Metro Jaya melanggar hukum acara pidana. Hal ini terbukti melalui penangkapan, penyitaan hingga penggeledahan oleh Kepolisian tanpa dasar menjelang dan pada 27 Agustus 2026," kata pengacara publik LBH Jakarta Alif Fauzi Nurwidiastomo dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).

TAUD juga mempersoalkan sejumlah orang yang disebut ditangkap berdasarkan tuduhan tidak jelas, mulai dari dugaan sebagai koordinator aksi hingga aktivitas mereka di media sosial.

Menurut TAUD, penggunaan aktivitas media sosial, kritik terhadap pemerintah, keberadaan dalam jejaring, maupun keterlibatan dalam grup percakapan sebagai alasan penangkapan merupakan bentuk penyalahgunaan kewenangan.

"Tindakan penyalahgunaan kewenangan yang melanggar hak-hak konstitusional warga negara, menunjukkan rapuh, bobrok dan serampangannya Kepolisian dalam menentukan dasar penangkapan," ucap Alif.

TAUD kemudian menyoroti istilah preventive strike dan preventive education yang sebelumnya disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam konferensi pers kemarin.

Menurut Alif, tindakan tersebut tidak dikenal dalam hukum acara pidana dan berpotensi mengancam kebebasan warga dalam menyampaikan pendapat.

baca juga

"Tindakan upaya paksa sebelum aksi demonstrasi dalam payung “preventive strike” dan “preventive education” yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya melampaui kewenangan dan tidak diatur dalam Hukum Acara Pidana," jelasnya.

Pendekatan dengan istilah tersebut menggambarkan pola penegakan hukum yang agresif karena aparat dinilai melakukan pencegahan terhadap warga sebelum aksi demonstrasi berlangsung.

"Pemilihan kebijakan berjudul “strike” dan upaya “preventive” memperlihatkan bahwa penegakan hukum terhadap demonstrasi adalah penegakan hukum yang agresif dan berparadigma seperti ingin “menyerang” warga sipil sebelum demonstrasi itu terjadi," jelasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyebut preventive strike dan preventive education sebagai bagian dari tindakan kepolisian menjelang aksi 27 Agustus. Dalam rangkaian tindakan tersebut, polisi menyebut telah mengamankan 65 orang.

TAUD kemudian mendesak kepolisian menghentikan praktik penangkapan, penyisiran, penggeledahan, penyitaan, maupun upaya paksa lainnya terhadap peserta aksi tanpa dasar hukum dan prosedur yang sah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik

Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus

Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:32 WIB

KRL Lintas Tanah Abang Masih Berpotensi Alami Penyesuaian Operasional

KRL Lintas Tanah Abang Masih Berpotensi Alami Penyesuaian Operasional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Terkini

Polisi Pakai Istilah 'Preventive Strike' untuk Amankan Massa Aksi 27 Agustus

Polisi Pakai Istilah 'Preventive Strike' untuk Amankan Massa Aksi 27 Agustus

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik

Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:37 WIB

5 Smart TV 43 Inch Termurah, Layar Lega Gambar Jernih

5 Smart TV 43 Inch Termurah, Layar Lega Gambar Jernih

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus

Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:32 WIB

4 Rekomendasi Sepeda Gravel Murah: Frame Alloy, Ringan dan Tangguh di Segala Medan

4 Rekomendasi Sepeda Gravel Murah: Frame Alloy, Ringan dan Tangguh di Segala Medan

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Stok Melimpah 640 Ribu Blanko, Cetak e-KTP di Kabupaten Bogor Tak Perlu Antre Lama

Stok Melimpah 640 Ribu Blanko, Cetak e-KTP di Kabupaten Bogor Tak Perlu Antre Lama

Bogor | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Ketika Lampu Berwarna Merah: Hamsad Rangkuti dan Wajah Lain Jakarta

Ketika Lampu Berwarna Merah: Hamsad Rangkuti dan Wajah Lain Jakarta

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:30 WIB

3 Rekomendasi Kulkas dengan Twist Ice Maker, Membuat Es Batu Jadi Jauh Lebih Praktis

3 Rekomendasi Kulkas dengan Twist Ice Maker, Membuat Es Batu Jadi Jauh Lebih Praktis

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:27 WIB

3 Slot Pemain Asing Masih Kosong, Persija Jakarta Tunggu Request Shin Tae-yong

3 Slot Pemain Asing Masih Kosong, Persija Jakarta Tunggu Request Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Bancakan Dana SMP di Sampang: Uang Rehabilitasi Sekolah Rp2,7 Miliar Menguap, Eks Kadisdik Masuk Sel

Bancakan Dana SMP di Sampang: Uang Rehabilitasi Sekolah Rp2,7 Miliar Menguap, Eks Kadisdik Masuk Sel

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:21 WIB

×