Helikopter Marine One Donald Trump Nyaris Kecelakaan Dempet Pesawat Komersial

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:43 WIB
Helikopter Marine One Donald Trump Nyaris Kecelakaan Dempet Pesawat Komersial
Marine One
baca 10 detik
  • Kru Marine One gagal menghubungi menara pengawas akibat gangguan sinyal radio saat lepas landas.

  • Jarak helikopter Trump dan pesawat komersial sempat menyempit hingga melanggar batas aman penerbangan.

  • FAA langsung memindahkan posisi antena komunikasi guna mencegah terulangnya insiden keselamatan udara tersebut.

Suara.com - Kru helikopter militer pengangkut Presiden Donald Trump gagal terhubung dengan menara pengawas lalu lintas udara sebelum lepas landas hingga memicu insiden jarak aman penerbangan. Komite Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) mengonfirmasi bahwa kendala teknis komunikasi menjadi akar permasalahan utama dalam peristiwa tersebut.

Pindahnya lokasi lepas landas ke area Ellipse sejak Mei lalu memunculkan celah bahaya baru dalam prosedur penerbangan kepresidenan. Perubahan tempat transit sementara ini memicu gangguan transmisi radio yang berulang kali menyulitkan koordinasi ruang udara.

Tim penerbang Marine One sebenarnya telah mencoba mengirimkan notifikasi tiga menit sebelum mengudara sebanyak dua kali namun gagal terhubung. Dikutip dari CNA, upaya kontak alternatif melalui pangkalan udara Joint Base Anacostia-Bolling pun tidak membuahkan hasil hingga helikopter akhirnya meluncur ke udara.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuka kemungkinan untuk mencalonkan diri dalam Pilpres AS 2028. [Istimewa]
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuka kemungkinan untuk mencalonkan diri dalam Pilpres AS 2028. [Istimewa]

Akibat tidak adanya koordinasi awal, pesawat komersial Envoy Air 3742 tetap diizinkan lepas landas menuju Pensacola dari Bandara Reagan Washington National. Kedua armada udara tersebut melintas pada jarak horizontal yang melanggar batas minimum keselamatan penerbangan.

Penerbangan lain yakni Republic 4700 yang berjarak 4,8 kilometer dari lokasi terpaksa dialihkan jalur melintasnya demi menghindari risiko terburuk. Pihak otoritas lalu lintas udara langsung melakukan tindakan darurat untuk merenggangkan posisi antarpesawat.

NTSB mengungkap bahwa gangguan sinyal frekuensi radio di area pelataran Ellipse sudah berulang kali dikeluhkan oleh awak penerbang. Sinyal yang tidak stabil membuat panggilan penting menuju menara kontrol sering kali hilang di tengah jalan.

Dalam pertemuan khusus sebelum insiden terjadi, petugas menara pengawas sebenarnya telah menyoroti seringnya keterlambatan prosedur panggilan Notifikasi Tiga Menit dari kru helikopter. Kedua pihak sempat menyepakati penggunaan opsi komunikasi cadangan jika frekuensi utama mengalami kendala teknis.

Kru Marine One sempat menyampaikan bahwa komunikasi terganggu, seperti dikutip dari laporan resmi NTSB. Kendati kesepakatan jalur darurat telah dibahas, kendala teknis di lapangan tetap gagal membendung terjadinya pelanggaran jarak aman udara.

Sesuai aturan Federal Aviation Administration (FAA), setiap armada wajib menjaga jarak pemisah minimal 2,4 kilometer secara horizontal dan 152 meter secara vertikal. Namun, fakta di lapangan menunjukkan jarak kedua armada sempat menyempit hingga tersisa 1,5 kilometer secara lateral walau posisi vertikal berada di angka 213 meter.

baca juga

Menanggapi temuan bahaya ini, FAA bergerak cepat memindahkan posisi pemancar antena serta memperbarui prosedur operasional standar penerbangan. Pengujian sinyal ulang yang dilakukan seusai pemindahan fasilitas menunjukkan bahwa kendala transmisi radio kini telah teratasi sepenuhnya.

Sektor udara di sekitar Bandara Reagan Washington dikenal memiliki tingkat kepadatan tinggi serta pengawasan yang sangat ketat. Pembenahan infrastruktur helipad utama Gedung Putih membuat helikopter kepresidenan harus mengandalkan area Ellipse untuk sementara waktu.

Langkah pengetatan lalu lintas helikopter di kawasan ibu kota sebenarnya telah diperketat secara permanen oleh FAA sejak awal tahun. Kebijakan ketat tersebut diambil menyusul insiden tabrakan udara tragis yang melibatkan pesawat regional American Airlines dan helikopter Angkatan Darat pada Januari 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Bawa AS Hadapi Lonjakan Utang, Warganya Harus Tanggung Rp2 Miliar per Jiwa

Donald Trump Bawa AS Hadapi Lonjakan Utang, Warganya Harus Tanggung Rp2 Miliar per Jiwa

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar

Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Mau Akses Nuklir dari AS, Arab Saudi Harus Berteman dengan Israel

Mau Akses Nuklir dari AS, Arab Saudi Harus Berteman dengan Israel

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Terkini

Misteri Jasad Tanpa Identitas di Pulau Enggano, Bagian Rombongan Jurnalis Hilang?

Misteri Jasad Tanpa Identitas di Pulau Enggano, Bagian Rombongan Jurnalis Hilang?

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:51 WIB

Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan

Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:50 WIB

Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women

Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:48 WIB

Timnas Indonesia Harus Main Tandang pada November, Erick Thohir: Kita Ngalah untuk BTS

Timnas Indonesia Harus Main Tandang pada November, Erick Thohir: Kita Ngalah untuk BTS

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 13:48 WIB

Pujian Menkeu Suahasil ke Purbaya: Masyarakat Jadi Tahu Kerja Kementerian Keuangan

Pujian Menkeu Suahasil ke Purbaya: Masyarakat Jadi Tahu Kerja Kementerian Keuangan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:45 WIB

Sebelum Andre Taulany, Amanda Rigby Pernah Dikabarkan Dekat dengan 3 Pria Ini

Sebelum Andre Taulany, Amanda Rigby Pernah Dikabarkan Dekat dengan 3 Pria Ini

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:42 WIB

3 Rekomendasi Intercom Helm di Bawah Rp500 Ribu, Suara Jernih Cocok Buat Harian dan Touring

3 Rekomendasi Intercom Helm di Bawah Rp500 Ribu, Suara Jernih Cocok Buat Harian dan Touring

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 13:40 WIB

Habitat Terdampak Karhutla, Gajah Sumatra Makin Menderita dan Terancam Punah!

Habitat Terdampak Karhutla, Gajah Sumatra Makin Menderita dan Terancam Punah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:38 WIB

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:35 WIB

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

×