Truk Dihadang, DKI Mulai Kelimpungan Tangani Penumpukan Sampah

Siswanto | Welly Hidayat | Suara.com

Rabu, 04 November 2015 | 11:43 WIB
Truk Dihadang, DKI Mulai Kelimpungan Tangani Penumpukan Sampah
Tempat penampungan sampah sementara di Terminal Pasar Minggu, Jakarta Selatan [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Dampak aksi penghadangan yang dilakukan warga didukung ormas dan LSM di Cileungsi, Bogor Timur, Jawa Barat, terhadap truk-truk pengangkut sampah dari Jakarta yang hendak mengirim sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi, mulai terasa di Ibu Kota, Rabu (4/11/2015).

Sampah di sejumlah tempat penampungan sementara di Ibu Kota terlambat diangkut ke Bantargebang karena para supir truk takut dihadang warga di Cileungsi dan disuruh kembali lagi ke Jakarta. Misalnya di tempat penampungan sampah di Terminal Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sampah terlihat menggunung.

"Di sini belum ada yang datang truk satu pun, masih ditahan di Bantar Gebang, baru keluar nanti jam sembilan malam, dan sampai sini kira- kira jam 10 malam, supir takut keluar siang kalau keluar bisa dilempari batu oleh warga nanti di daerah Cileungsi," kata Kepala Seksi Kebersihan Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Nuryono (52), kepada Suara.com.

Nuryono mengatakan biasanya sampah di tempat penampungan sementara Terminal Pasar Minggu mulai dikirim ke TPST Bantargebang pukul 10.00 WIB. Tapi, hari ini hingga jam 11.30 WIB, sampah belum diangkut.

"Lihat saja mas, belum ada satu pun truk yang datangkan, kita tidak bisa menyetop masyarakat untuk buang sampah ke sini, kan," kata Nuryono.

Nuryono mengatakan volume sampah yang ditampung di tempat penampungan Terminal Pasar Minggu dalam sehari bisa mencapai 134 ton.

"Kami seharusnya bisa mengangkut dengan normal sampah dengan 13 tronton, bisa 12 rit sehari, tapi untuk sekarang bisa dua kali bolak balik karena hanya malam hari baru bisa mengangkut sampah. Kita tidak mau ambil resiko," kata Nuryono.

Nuryono mengatakan untuk hari ini, sampah di Pasar Minggu kemungkinan baru bisa dikirim ke Bantargebang sekitar jam 22.00 WIB nanti.

"Rencananya dibantu penambahan truk sampah oleh Dinas Kebersihan DKI jakarta, belum tahu saya berapa jumlah truk yang datang nanti malam," kata Nuryono.

Keadaan yang sama juga terjadi di tempat penampungan sampah sementara di Kalibata, Jakarta Selatan. Sejak kemarin, sampah menumpuk karena terlambat dikirim ke Bantargebang.

Warga dan ormas serta LSM di Cileungsi menolak daerah mereka dilewati truk sampah dengan alasan menimbulkan bau busuk.

Mereka demo di tengah ketegangan antara Jakarta dan Kota Bekasi tentang pengelolaan sampah di TPST Bantargebang. Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana memutus kontrak PT. Godang Tua Jaya sebagai pengelola sampah karena dianggap wanprestasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Siap Hadapi Yusril yang Bela PT GTJ di Pengadilan

Ahok Siap Hadapi Yusril yang Bela PT GTJ di Pengadilan

News | Rabu, 04 November 2015 | 11:30 WIB

Dicegat Warga, Ini Pengakuan Sopir Truk Sampah DKI

Dicegat Warga, Ini Pengakuan Sopir Truk Sampah DKI

News | Rabu, 04 November 2015 | 10:45 WIB

Penghadangan Truk Sampah DKI di Cileungsi Masih Berlanjut

Penghadangan Truk Sampah DKI di Cileungsi Masih Berlanjut

News | Rabu, 04 November 2015 | 10:35 WIB

Disebut Yusril Gagal Kelola Sampah, Ahok: Namanya Juga Pengacara

Disebut Yusril Gagal Kelola Sampah, Ahok: Namanya Juga Pengacara

News | Rabu, 04 November 2015 | 10:06 WIB

Terkini

Momen Hangat, Anak Diaspora Indonesia di Jepang Sambut Prabowo

Momen Hangat, Anak Diaspora Indonesia di Jepang Sambut Prabowo

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:10 WIB

Legislatif Jadi Sorotan: Kepatuhan LHKPN Baru 55 Persen, KPK Ingatkan Keteladanan Wakil Rakyat

Legislatif Jadi Sorotan: Kepatuhan LHKPN Baru 55 Persen, KPK Ingatkan Keteladanan Wakil Rakyat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:10 WIB

Konflik Timur Tengah, Ketua DPRD DKI Warning Potensi Krisis Pangan di Jakarta

Konflik Timur Tengah, Ketua DPRD DKI Warning Potensi Krisis Pangan di Jakarta

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:06 WIB

Deg-degan, Diaspora di Jepang Berhasil Dapat Tanda Tangan Prabowo

Deg-degan, Diaspora di Jepang Berhasil Dapat Tanda Tangan Prabowo

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:00 WIB

Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap

Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas

Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:54 WIB

Prabowo Kunjungan Kerja ke Jepang, Diaspora Sebut Momentum Emas Produk UMKM Tembus Pasar Global!

Prabowo Kunjungan Kerja ke Jepang, Diaspora Sebut Momentum Emas Produk UMKM Tembus Pasar Global!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:46 WIB

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:41 WIB

DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak

DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:37 WIB

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:35 WIB