Polres Jakbar: Polisi Pemerkosa Sudah Dinonaktifkan

Siswanto, Welly Hidayat

Senin, 09 November 2015 | 15:27 WIB
Polres Jakbar: Polisi Pemerkosa Sudah Dinonaktifkan
Ilustrasi penjara (Shutterstock).

Suara.com - Status Brigadir DAS saat ini sudah dinonaktifkan sebagai anggota polisi Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Kalideres, Jakarta Barat, setelah ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan dan pemerkosaan terhadap perempuan bernama S (21).

"Ia sudah berstatus nonaktif. Dia ditahan di Mapolres Jakarta Barat sejak kemarin," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polisi Resor Jakarta Barat Komisaris Polisi Herru Julianto saat dihubungi Suara.com Senin, (9/11/2015).

Herru memastikan kasus ini akan diproses secara hukum.

"Kami akan memproses di bidang Propam dan pidana," kata Herru.

Sebelumnya, Wakil Kepala Kepolisian Resor Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Irsan memastikan DAS menjalani proses hukum.

"Sudah dilaksanakan penanganan oleh Polres Jakbar, yang bersangkutan sudah ditahan di Polres untuk pertanggungjawaban pidana," kata Irsan kepada Suara.com.

Irsan menambahkan saat ini sedang disiapkan komisi etik untuk sidang kode etik terhadap Brigadir DAS.

"Sidang kode etik dilakukan setelah putusan pengadilan," kata Irsan.

Kasus dugaan pemerasan dan perkosaan tersebut terjadi pada Senin (2/11/2015) malam. Tersangka dalam kasus ini ada empat orang, termasuk Brigadir DAS.

Menurut informasi, kejadian tersebut berawal dari Brigadir DAS yang mendapatkan informasi dari tersangka A dan MI pada Senin sekitar jam 20.00 WIB. Dia mendapat informasi bahwa S dan rekannya, N (23), merupakan pengedar narkoba.

Tersangka A bilang sudah kontak dan janjian ketemu S dan N di hotel di Tamansari. Lalu, Brigadir DAS, A, dan DS mendatangi S di hotel.

Ketika mendatangi S, para tersangka mengaku anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Mereka kemudian menggeledah S dan N. Di tas N, ditemukan dua butir narkotika jenis happy five.

Selanjutnya, para tersangka mengajak S dan N ke hotel di Karawaci dengan alasan untuk pengembangan kasus.

Di hotel inilah, DAS menggagahi S. Dan tersangka A menyetubuhi N, meski ketika itu N sedang mensturasi.

Kasus ini kemudian dilaporkan korban ke Polsek Tamansari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Perkosa Perempuan di Hotel, Polres Jakbar: Pelaku Ditahan

Polisi Perkosa Perempuan di Hotel, Polres Jakbar: Pelaku Ditahan

News | Senin, 09 November 2015 | 14:07 WIB

Kapolri Janji Pecat Polisi Pemerkosa di Hotel Kawaraci

Kapolri Janji Pecat Polisi Pemerkosa di Hotel Kawaraci

News | Senin, 09 November 2015 | 12:15 WIB

IPW: Polisi Perkosa S di Hotel Karawaci, Harus Dihukum Mati

IPW: Polisi Perkosa S di Hotel Karawaci, Harus Dihukum Mati

News | Senin, 09 November 2015 | 12:01 WIB

Terkini

Produksi Jagung Nasional Diproyeksikan Tembus 14,25 Juta Ton, Naik 1,25%

Produksi Jagung Nasional Diproyeksikan Tembus 14,25 Juta Ton, Naik 1,25%

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:09 WIB

Insiden Jembatan Gantung Pongpet Picu Evaluasi, Bupati Pangandaran Bidik Jembatan Permanen

Insiden Jembatan Gantung Pongpet Picu Evaluasi, Bupati Pangandaran Bidik Jembatan Permanen

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 12:06 WIB

DBS Indonesia Satukan Layanan Perbankan hingga Pasar Modal

DBS Indonesia Satukan Layanan Perbankan hingga Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:06 WIB

TradingPRO Memperkenalkan Akun IDR Khusus untuk Indonesia

TradingPRO Memperkenalkan Akun IDR Khusus untuk Indonesia

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:06 WIB

Kejati Usut Dugaan Korupsi di BKK Pekalongan: Kerugian Capai Rp141 Miliar

Kejati Usut Dugaan Korupsi di BKK Pekalongan: Kerugian Capai Rp141 Miliar

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 12:04 WIB

Pemkab Siak Minta Bantuan 11 Perusahaan Perbaiki Dua Jalan Kabupaten yang Rusak

Pemkab Siak Minta Bantuan 11 Perusahaan Perbaiki Dua Jalan Kabupaten yang Rusak

Riau | Rabu, 02 September 2026 | 12:01 WIB

6 Sampo Uban Terbaik,yang Mudah Ditemukan di Toko Online, Praktis Tutup Rambut Putih Sekejap

6 Sampo Uban Terbaik,yang Mudah Ditemukan di Toko Online, Praktis Tutup Rambut Putih Sekejap

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 12:01 WIB

BPS Wanti-wanti Ancaman Penurunan Stok Beras Nasional Jelang Akhir Tahun

BPS Wanti-wanti Ancaman Penurunan Stok Beras Nasional Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:00 WIB

Episode Spesial My Happy Marriage Tayang 25 Oktober, Hadirkan Karakter Baru

Episode Spesial My Happy Marriage Tayang 25 Oktober, Hadirkan Karakter Baru

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 12:00 WIB

Pria Tewas di Gardu Listrik Dekat LRT Pancoran: Tak Ada Tanda Pembunuhan

Pria Tewas di Gardu Listrik Dekat LRT Pancoran: Tak Ada Tanda Pembunuhan

News | Rabu, 02 September 2026 | 11:57 WIB

×