- Seorang pria ditemukan tewas di dalam gardu listrik dekat Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa malam.
- Korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik setelah hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda kekerasan pembunuhan.
- Petugas mengevakuasi jasad korban bersama barang bukti serta memastikan pemadaman listrik sementara tidak mengganggu operasional LRT.
Suara.com - Sesosok pria ditemukan tewas di dalam gardu listrik dekat Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (1/9) malam. Korban diduga meninggal setelah tersengat aliran listrik.
Kasatpol PP Jakarta Selatan Nanto Dwi Subekti mengatakan tidak ditemukan tanda-tanda pembunuhan pada tubuh korban.
"Diduga tersengat aliran listrik dan tidak ada tanda-tanda pembunuhan," kata Nanto saat dihubungi di Jakarta, Rabu.
Penemuan jasad bermula ketika dua saksi mendapat laporan dari pedagang di sekitar lokasi mengenai aroma sangat tidak sedap yang berasal dari area gardu PLN.
Kedua saksi kemudian memeriksa lokasi untuk mencari sumber bau tersebut. Saat pintu gardu dibuka, mereka menemukan sebuah karung dan tetesan darah di dalamnya.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Pancoran.
"Kemudian setelah dilakukan pengecekan awal oleh saksi dibuka pintu gardu kemudian melihat jasad manusia dalam kondisi sudah tidak bernyawa diduga tersengat listrik," katanya.
Petugas Satpol PP yang menerima laporan selanjutnya mendatangi lokasi kejadian. Mereka melakukan pendataan terhadap saksi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korban, yakni satu karung putih, satu gergaji besi, dan satu topi.
Gardu tersebut merupakan fasilitas yang digunakan untuk mendukung operasional LRT. Aliran listrik di lokasi sempat dipadamkan sementara untuk memungkinkan proses evakuasi korban.
Meski aliran listrik dimatikan, kondisi tersebut dipastikan tidak mengganggu operasional LRT.