Isu Asap Jadi Topik Hangat di Debat Cabup Kotawaringin Timur

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 10 November 2015 | 02:05 WIB
Isu Asap Jadi Topik Hangat di Debat Cabup Kotawaringin Timur
Api yang muncul di lahan gambut di sekitar Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Selasa (27/10). (Antara)

Suara.com - Kebakaran lahan dan kabut asap menjadi salah satu isu yang banyak dijadikan penekanan dalam debat kandidat sesi terakhir pemilihan bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Mereka akan bertarung di Pilkada Serentak 9 Desember mendatang.

"Kebakaran lahan dan asap yang terjadi belum lama ini tidak boleh terulang lagi. Pencegahan harus dimaksimalkan," kata Djunaidy Drakel, calon bupati nomor peserta 1 saat debat kandidat di Sampit, Senin (9/11/2015) malam.

Menurutnya, bencana kebakaran lahan menjadi ancaman bagi Kotawaringin Timur, setiap musim kemarau. Perlu kepedulian semua pihak untuk melakukan pencegahan kebakaran.

Sementara calon bupati petahana, Supian Hadi menjelaskan selama ini sudah bekerja keras mencegah dan menanggulangi kebakaran lahan. Namun fenomena alam diakui membuat bencana tahunan ini terkadang harus dihadapi.

"Selama kami memimpin, anggaran pencegahan bencana setiap tahun dinaikkan. Kami selalu berkoordinasi dengan BMKG untuk mengantisipasi munculnya bencana. Pencegahan kebakaran lahan juga melibatkan swasta," kata Supian Hadi.

Lainnya, calon bupati nomor peserta 3, Muhammad Arsyad berpendapat upaya pencegahan harus dimaksimalkan. Caranya kembai membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat sangat penting agar semua pihak bersama-sama mencegah dan menanggulangi kebakaran lahan.

"Budaya habaring hurung (gotong royong) yang menjadi jati diri masyarakat Kotawaringin Timur harus kita gelorakan lagi. Kalau ini bisa kita wujudkan, maka kebakaran lahan bisa kita cegah," kata Arsyad.

"Kita manfaatkan lahan-lahan tidur sehingga tidak ada lagi potensi kebakaran lahan. Menyadarkan masyarakat untuk mencegah kebakaran lahan dan asap, sangat penting," sambung Arsyad.

Pemilihan bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur diikuti empat pasang calon yaitu Djunaidy Drakel-Hariyanto (Djuara), H Supian Hadi-HM Taufiq Mukri (Sahati), Muhammad Arsyad-H Nadiansyah (Madani) dan Muhammad Rudini-H Supriadi (Zamrud).

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kotawaringin Timur, Sahlin berharap argumen-argumen dari pasangan calon memberikan pencerahan kepada masyarakat sebagai bahan pertimbangan menentukan pilihan. Debat kandidat yang sudah rampung dilaksanakan sebanyak tiga kali, setidaknya memberi gambaran kepada masyarakat tentang bagaimana program serta visi dan misi pasangan calon bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur yang akan mereka pilih pada 9 Desember nanti. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kawal Pilkada: Ayo Pintar Pilih Calon Kepala Daerah

Kawal Pilkada: Ayo Pintar Pilih Calon Kepala Daerah

News | Senin, 09 November 2015 | 21:24 WIB

Ribuan Properti Pilkada Hilang, KPU Rugi Setengah Miliar

Ribuan Properti Pilkada Hilang, KPU Rugi Setengah Miliar

News | Senin, 09 November 2015 | 21:16 WIB

10 Daerah Ini Diikuti Petahana, Pemakaian Dana Hibah Naik

10 Daerah Ini Diikuti Petahana, Pemakaian Dana Hibah Naik

News | Senin, 09 November 2015 | 20:55 WIB

Ini Dia Macam-macam Kecurangan Pilkada

Ini Dia Macam-macam Kecurangan Pilkada

News | Senin, 09 November 2015 | 19:02 WIB

9 Desember Pilkada Serentak Pertama Dalam Sejarah, Harus Bersih

9 Desember Pilkada Serentak Pertama Dalam Sejarah, Harus Bersih

News | Senin, 09 November 2015 | 18:56 WIB

Ayo Pantau Pilkada, Ada Kecurangan Laporkan Lewat Situs Ini

Ayo Pantau Pilkada, Ada Kecurangan Laporkan Lewat Situs Ini

News | Senin, 09 November 2015 | 16:56 WIB

Prof Hero: Bencana Kebakaran Lahan dan Kabut Asap Belum Berakhir

Prof Hero: Bencana Kebakaran Lahan dan Kabut Asap Belum Berakhir

wawancara | Senin, 09 November 2015 | 07:00 WIB

TNI dan Polri Antisipasi Ancaman Terorisme di Pilkada Serentak

TNI dan Polri Antisipasi Ancaman Terorisme di Pilkada Serentak

News | Jum'at, 06 November 2015 | 14:05 WIB

Alat Ciptaan ITB Sudah Dikirim ke Daerah Bencana Asap

Alat Ciptaan ITB Sudah Dikirim ke Daerah Bencana Asap

News | Kamis, 05 November 2015 | 19:23 WIB

Sepekan, 21,3 Miliar Meter Kubik Hujan Turun di Area Kebakaran

Sepekan, 21,3 Miliar Meter Kubik Hujan Turun di Area Kebakaran

News | Kamis, 05 November 2015 | 18:55 WIB

Terkini

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:50 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:37 WIB

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:38 WIB

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:34 WIB

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:28 WIB

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:20 WIB

Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot

Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:19 WIB