Pemantau HAM Suriah: Pemimpin ISIS Asal Inggris Tewas di Raqqa

Liberty Jemadu

Jum'at, 13 November 2015 | 17:07 WIB
Pemantau HAM Suriah: Pemimpin ISIS Asal Inggris Tewas di Raqqa
Algojo ISIS, Mohammad Emwazi, berdiri di antara dua sandera asal Jepang (Reuters).

Suara.com - Seorang pemimpin kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) asal Inggris dan tiga anggota militan asing lainnya tewas dalam sebuah serangan udara Amerika Serikat di Raqqa, kota yang menjadi pusat komando ISIS di Suriah, demikian dikatakan kelompok Pemantau Hak Asasi Manusia (PHAM) Suriah pada Jumat (13/11/2015).

Informasi memperkuat dugaan jika tukang jagal ISIS asal Inggris, Mohammed Emwazi, atau yang dikenal sebagai "Jihadi John", telah tewas akibat serangan pesawat nirawak AS pada Kamis (12/11/2015).

"Sebuah mobil yang membawa empat pemimpin ISIS, termasuk seorang militan asal Inggris, dihantam serangan udara AS, tepat di samping gedung gubernur Raqqa," kata Rami Abdulrahman, direktur PHAM kepada Reuters.

"Semua saksi mengatakan bahwa jenazah dari anggota ISIS asal Inggris itu di semayamkan di rumah sakit Raqqa. Semua sumber mengatakan ia adalah Jihadi John, tetapi saya tak bisa memastikannya sendiri," imbuh Rami.

Sebelumnya seorang pejabat AS mengatakan bahwa militer AS telah melancarkan serangan udara di Raqqa pada Kamis, menyasar anggota ISIS asal Inggris, Emwazi. Pentagon mengatakan masih mengevaluasi hasil serangan itu sebelum memastikan berhasil membunuh Emwazi.

"Kami sedang mengevaluasi hasil operasi semalam dan akan memberikan informasi tambahan," kata juru bicara Pentagon, Peter Cook.

Cook sendiri tak menjelaskan sampai kapan evaluasi itu berlangsung.

Sering tampil dalam busana serba hitam, termasuk mengenakan topeng hitam, Emwazi menjadi simbol kekejian ISIS di Irak dan Suriah. Ia tampil dalam beberapa video ISIS, yang didalamnya ia memenggal beberapa sandera menggunakan sebuah pisau.

Korban-korbannya antara lain jurnalis AS, James Foley dan Steven Sofloff, pekerja sosial asal AS, Peter Kassig. Selain itu ia juga memenggal pekerja sosial Inggris, David Haines dan Alan Henning. Wartawan Jepang, Kenji Goto, juga dipenggal oleh Emwazi.

Emwazi menggunakan video itu untuk menyebarkan teror terhadap dunia, terutama mereka yang menolak kekejaman ISIS. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Algojo ISIS Spesialis Penggal Kepala Itu Akhirnya Tewas

Algojo ISIS Spesialis Penggal Kepala Itu Akhirnya Tewas

News | Jum'at, 13 November 2015 | 15:45 WIB

Tukang Jagal ISIS Lari ke Libya

Tukang Jagal ISIS Lari ke Libya

News | Minggu, 21 Juni 2015 | 17:35 WIB

Turki Belum Izinkan 16 WNI Bertemu Tim Penjemputan

Turki Belum Izinkan 16 WNI Bertemu Tim Penjemputan

News | Kamis, 19 Maret 2015 | 15:46 WIB

Ini Sosok 'Malaikat Pencabut Nyawa' yang Ditakuti Anggota ISIS

Ini Sosok 'Malaikat Pencabut Nyawa' yang Ditakuti Anggota ISIS

News | Senin, 16 Maret 2015 | 06:20 WIB

Ternyata, Tukang Jagal ISIS Suka Menonton Teletubbies

Ternyata, Tukang Jagal ISIS Suka Menonton Teletubbies

News | Kamis, 12 Maret 2015 | 05:40 WIB

Terkini

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:28 WIB

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:17 WIB

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:15 WIB

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

×