Teror di Paris, Ini Komentar dari Sejumlah Tokoh Palestina

Arsito Hidayatullah

Senin, 16 November 2015 | 06:47 WIB
Teror di Paris, Ini Komentar dari Sejumlah Tokoh Palestina
Petugas pemadam kebakaran Prancis berusaha menyelamatkan sandera dalam serangan mematikan di Gedung Teater Bataclan, di Paris, Prancis, 14 November 2015. [Reuters/Reuters TV]

Suara.com - Sejumlah tokoh dan pejabat senior Palestina, tidak ketinggalan melontarkan komentar terhadap aksi teror bom dan penembakan di Paris, Prancis, Jumat (13/11/2015) lalu. Beberapa tokoh palestina termasuk Presiden Mahmoud Abbas, bahkan sudah menyampaikan komentar yang pada intinya turut mengutuk aksi keji tersebut, sejak Sabtu (14/11).

"Kami sangat-sangat mengutuknya (aksi teror ini), dan kami harap kawasan ini bisa menghapuskan aksi teror dan para terorisnya," ungkap Abbas, Sabtu (14/11), sembari mengimbau semua bangsa untuk bekerja sama dalam perjuangan melawan terorisme.

"Teror tidak memiliki agama, tidak pula bangsa, dan tidak loyal pada (satu bangsa) mana pun. Apa pun kemungkinan teror ini, kami mengutuknya, dan kami menentangnya sepenuhnya," sambung Abbas pula.

Pernyataan senada pun diungkapkan oleh Kepala Negosiator Palestina, Saeb Erekat, yang menyebut serangan tersebut sebagai "pembunuhan dan aksi kriminal". Erekat juga menyatakan bahwa tindakan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan Islam, serta memastikan bahwa Palestina mendukung pemerintah dan warga Prancis dalam memerangi terorisme.

"Kami tegaskan bahwa kami bersama Anda, dan kami berada bersama kalian dalam perjuangan ini, dalam peperangan melawan terorisme ini. Keadilan, kebebasan dan kemerdekaan adalah nilai-nilai yang dimiliki Prancis, dan keadilan, kebebasan dan kemerdekaan itu pulalah yang ingin dicapai Palestina," ujar Erekat, sosok yang juga adalah anggota Komite Eksekutif Palestine Liberation Organization (PLO).

Di bagian lain, Bassem Naim, pejabat bagian hubungan internasional di organisasi perjuangan Hamas, tidak ketinggalan mengutuk serangan di ibu kota Prancis tersebut. Dia menyebutnya sebagai sebuah rangkaian tindakan "agresi yang barbar".

Hal senada pun diungkapkan oleh Pergerakan Jihad Islam Palestina, yang sebagaimana antara lain dikutip oleh PressTV.ir, menyatakan bahwa serangan terkoordinir di Paris tersebut merupakan "kejahatan (yang dilakukan) terhadap orang-orang tak bersalah".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menlu Retno: Penanganan WNI di Prancis Ada Lima Hotline

Menlu Retno: Penanganan WNI di Prancis Ada Lima Hotline

News | Minggu, 15 November 2015 | 20:29 WIB

Di KTT G-20 Turki, Jokowi akan Bicara Counter Terorisme

Di KTT G-20 Turki, Jokowi akan Bicara Counter Terorisme

News | Minggu, 15 November 2015 | 20:24 WIB

Obama Sebut Teror di Paris Sudah Kelewatan

Obama Sebut Teror di Paris Sudah Kelewatan

News | Minggu, 15 November 2015 | 20:16 WIB

Teror Berdarah di Paris, Belgia Tangkap Lima Orang

Teror Berdarah di Paris, Belgia Tangkap Lima Orang

News | Minggu, 15 November 2015 | 19:56 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×