Jaksa Yudi Ditarik Kejagung, KPK: Kami Kehilangan Jaksa Terbaik

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 17 November 2015 | 19:50 WIB
Jaksa Yudi Ditarik Kejagung, KPK: Kami Kehilangan Jaksa Terbaik
Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]
Komisi Pemberantasan Korupsi akan kehilangan salah satu penyidik terbaik, Jaksa Utama Pratama Yudi Kristiana. Jaksa Yudi akan ditarik Kejaksaan Agung.

"Kami juga kehilangan doktor Yudi sebagai salah satu jaksa terbaik yang ditempatkan di KPK," kata Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji melalui pesan singkat, Selasa (17/11/2015).

Jaksa Yudi akan ditarik ke Kejagung dan dipromosikan menduduki jabatan eselon III yaitu Kepala Bidang Penyelenggara pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejagung.

"Semua jaksa penuntut umum KPK saya anggap tegas dan berani serta lurus-lurus saja, bagi saya penyegaran ini wajar saja sebagai bentuk promosi yang bersangkutan walau kami juga kehilangan," kata Indriyanto.

Indriyanto tidak menilai rencana penarikan tersebut perkara yang ditangani Jaksa Yudi. Saat ini, Jaksa Yudi sedang menangani perkara suap terkait dana bantuan sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang menyeret mantan Sekretaris Jenderal Nasional Demokrat Patrice Rio Capella. Kasus ini, ditangani KPK dan Kejagung.

"Sama sekali tidak terkait dan sama sekali tidak ada kaitannya. Memang rutinitas penyegaran dan dalam rangka promosi jabatan doktor Yudi," kata Indriyanto.

Surat keputusan untuk menaikkan jabatan Jaksa Yudi di Kejagung sudah ditandatangani Jaksa Agung Muda Pembinaan Bambang Waluyo.

Masa jabatan Jaksa Yudi di KPK sebenarnya belum selesai. Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 103/2012 tentang perubahan atas PP Nomor 63/2005 tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia Komisi Pemberantasan Korupsi pada Pasal 5 menyebutkan masa penugasan pegawai negeri yang dipekerjakan pada komisi selama empat tahun dan dapat diperpanjang paling lama enam tahun.

Perpanjangan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama paling lama empat tahun dan tahap kedua paling lama dua tahun, setelah pimpinan komisi berkoordinasi dengan pimpinan instansi asal.

"Tidak selalu harus 10 tahun karena kalau sudah melebihi empat tahun kebutuhan instansi awal akan selalu menjadi prioritas bagi penempatan dan promosi yang bersangkutan," kata Indriyanto.

Yudi merupakan jaksa yang memiliki gelar doktor dengan disertasi berjudul "Merekonstruksi Birokrasi dengan Pendekatan Progresif Studi Penyelidikan, Penyidikan, dan Penuntutan Tindak Pidana Korupsi" dari Universitas Diponegoro.

Sejak bertugas di KPK, dia dipercaya untuk menjadi ketua tim jaksa penuntut umum kasus-kasus besar, seperti kasus mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, kemudian kasus suap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara Medan yang telah menjerat pengacara Otto Cornelis Kaligis.

Jaksa Yudi kerap beradu argumen dengan Kaligis di ruang sidang. Saking kesalnya, Kaligis bahkan sampai meminta pimpinan KPK memecat Jaksa Yudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jaksa KPK akan Dipulangkan Lagi ke Kejagung

Jaksa KPK akan Dipulangkan Lagi ke Kejagung

News | Selasa, 17 November 2015 | 19:29 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:37 WIB

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:34 WIB

Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:56 WIB

Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless

Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:49 WIB

Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:45 WIB

Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran, Wali Kota Jakbar: Teralis Besi Menyulitkan Evakuasi

Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran, Wali Kota Jakbar: Teralis Besi Menyulitkan Evakuasi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:34 WIB

Bukan Sekadar Revisi, Pemerintah Sebut Perubahan UU HAM Lebih dari 50 Persen

Bukan Sekadar Revisi, Pemerintah Sebut Perubahan UU HAM Lebih dari 50 Persen

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:28 WIB

Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, DPR Ngaku Tak Tahu Hery Susanto Berkasus Saat Uji Kelayakan

Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, DPR Ngaku Tak Tahu Hery Susanto Berkasus Saat Uji Kelayakan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:18 WIB

Tekan Konsumsi BBM, Pramono Anung Genjot Penggunaan Solar Panel di Jakarta

Tekan Konsumsi BBM, Pramono Anung Genjot Penggunaan Solar Panel di Jakarta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:09 WIB

Geledah Rumah Bupati Tulungagung di Surabaya, KPK Temukan Uang Tunai Puluhan Juta

Geledah Rumah Bupati Tulungagung di Surabaya, KPK Temukan Uang Tunai Puluhan Juta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:03 WIB