Pertempuran Masih Berlangsung di Paris, Polisi Kepung 3 Teroris

Liberty Jemadu

Rabu, 18 November 2015 | 13:01 WIB
Pertempuran Masih Berlangsung di Paris, Polisi Kepung 3 Teroris
Sejumlah polisi Prancis sedang bersiaga di Paris, menyusul kontak senjata di kawasa St Denis pada Rabu pagi (18/11) [Reuters/Christian Hartmann].

Suara.com - Baku tembak antara polisi dan terduga teroris masih terus berlangsung di Paris, Prancis pada Rabu pagi waktu setempat (18/11/2015). Polisi khusus Prancis diketahui sedang mengepung dua atau tiga orang di wilayah St Denis. Mereka diduga terlibat dalam serangan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang menewaskan 129 orang pada Jumat (13/11/2015) kemarin.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, baku tembak pecah di St Denis, kawasan pemukiman di utara Paris yang berdekatan dengan Stadion Stade de France - salah satu sasaran serangan ISIS - sejak subuh di Paris atau Rabu siang di Indonesia. Beberapa petugas polisi dikabarkan terluka dalam pertempuran tersebut.

Kantor berita Reuters menyebutkan bahwa baku tembak itu terkait dengan pencarian seseorang yang disebut "penyerang kesembilan". Sebelumnya otoritas dan media Prancis mengatakan ada delapan pelaku serangan dalam insiden di Paris, tetapi belakangan diakui bahwa kamera pengintai menangkap aksi seorang pelaku bersenjata lain dalam serangan tersebut.

Tujuh di antara pelaku penyerangan itu tewas dalam insiden Jumat, tetapi dua yang lainnya masih dalam pengejaran pihak berwenang di Eropa.

The Guardian melaporkan, mengutip laporan jurnalis Prancis, Djamel Mazi, ada dua atau tiga lelaki bersenjata mempertahankan diri di dalam sebuah bangungan di St Denis. Mereka tampaknya menjadi target operasi polisi khusus Prancis saat ini.

Media Prancis, Le Monde, yang mengutip sumber dari kepolisian, mengatakan dua orang terduga teroris diduga kuat telah tewas dalam baku tembak itu. Kini hanya ada satu terduga teroris yang masih bertahan dalam aksi itu.

Meski demikian baku tembak, hingga berita ini diturunkan, masih terus berlangsung. Selain ratusan polisi, helikopter juga dikerahkan dalam pengepungan tersebut.

Akibat peristiwa ini, pemerintah lokal St Denis memutuskan untuk meliburkan semua sekolah di kawasan tersebut. Warga di lingkungan tersebut juga dianjurkan untuk tidak keluar rumah selama operasi berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Baku Tembak Kembali Pecah di Paris

Baku Tembak Kembali Pecah di Paris

News | Rabu, 18 November 2015 | 11:58 WIB

Beredar, Video Amatir Detik-detik Pembantaian di Paris

Beredar, Video Amatir Detik-detik Pembantaian di Paris

News | Rabu, 18 November 2015 | 09:37 WIB

SMS Mengerikan Ditemukan dalam Ponsel Pelaku Teror Paris

SMS Mengerikan Ditemukan dalam Ponsel Pelaku Teror Paris

News | Rabu, 18 November 2015 | 08:32 WIB

Anonymous Klaim Tumbangkan 5.500 Akun Twitter Pro ISIS

Anonymous Klaim Tumbangkan 5.500 Akun Twitter Pro ISIS

Tekno | Rabu, 18 November 2015 | 08:00 WIB

Ancaman Mirip Teror Paris, Polisi Tak Temukan Bom di Hanover

Ancaman Mirip Teror Paris, Polisi Tak Temukan Bom di Hanover

News | Rabu, 18 November 2015 | 07:19 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×