Polisi Awasi Gerak-gerik WNI Anggota ISIS Pulang Kampung

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 18 November 2015 | 18:59 WIB
Polisi Awasi Gerak-gerik WNI Anggota ISIS Pulang Kampung
Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian bersama sejumlah dubes dan perwakilan negara asing, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/11/2015). [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Setidaknya 384 warga Indonesia sudah bergabung dengan ISIS. Polda Metro Jaya akan mewaspadai kalau suatu hari mereka semua pulang kampung. Polda tidak ingin mereka pulang lalu membuat teror, seperti salah satu tersangka teror di Paris, Prancis, yang ternyata warga negara setempat.

"Kita tetap monitor jaringan-jaringan ini. Temen-temen di lapangan sudah paham dengan jaringan ini, kita akan monitor ketat," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian usai menggelar pertemuan dengan duta besar negara asing di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/11/2015).

Menurut data yang diterima Polda Metro Jaya, saat ini sudah ada sekitar 46 orang yang pernah ke Suriah dan pulang kampung.

"Data di kita kurang lebih 46 (orang). Itu kita monitor," kata Tito.

Selain mengawasi mereka, polisi juga meningkatkan pengamanan terhadap kantor-kantor duta besar.

"Kita meningkatkan pengamanan terhadap target yang mungkin jadi favorit seperti kedutaan kedutaan lainnya," kata Tito

Polisi, katanya, juga berkoordinasi untuk memperketat pengamanan bandara.

"Ya, kita akan lakukan koordinasi dengan stakeholder terkait di bandara bandara termasuk yang di bandara Soetta (Soekarno-Hatta) kapolres sudah saya perintahkan untuk melakukan rapat kerjasama dengan pihak bandara, otoritas bandara, satuan satuan disitu untuk memperkuat pengamanan. Terutama metal detector, kemudian razia diperbanyak di bandara," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teror Maut di Paris, Dubes Prancis Puas dengan Respon Polda Metro

Teror Maut di Paris, Dubes Prancis Puas dengan Respon Polda Metro

News | Rabu, 18 November 2015 | 18:49 WIB

Pengepungan Teroris, Istri Dalang Pembantaian Paris Ledakkan Diri

Pengepungan Teroris, Istri Dalang Pembantaian Paris Ledakkan Diri

News | Rabu, 18 November 2015 | 17:54 WIB

Pertempuran Masih Berlangsung di Paris, Polisi Kepung 3 Teroris

Pertempuran Masih Berlangsung di Paris, Polisi Kepung 3 Teroris

News | Rabu, 18 November 2015 | 13:01 WIB

Baku Tembak Kembali Pecah di Paris

Baku Tembak Kembali Pecah di Paris

News | Rabu, 18 November 2015 | 11:58 WIB

Beredar, Video Amatir Detik-detik Pembantaian di Paris

Beredar, Video Amatir Detik-detik Pembantaian di Paris

News | Rabu, 18 November 2015 | 09:37 WIB

Terkini

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:21 WIB

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:12 WIB

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:11 WIB

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:01 WIB

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:00 WIB

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB