Indonesia Tekankan Kerjasama Berantas Teror di KTT ASEAN

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 21 November 2015 | 07:33 WIB
Indonesia Tekankan Kerjasama Berantas Teror di KTT ASEAN
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. (Antara)

Suara.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan Indonesia akan menyampaikan pentingnya kerjasama dalam menangani dan mengatasi masalah radikalisme dan terorisme dalam sejumlah pertemuan pada KTT ASEAN.

"Indonesia akan menyampaikan pentingnya kerja sama menangani kejahatan terutama terkait radikalisme," kata Retno di Hotel Westin Kuala Lumpur, Jumat (20/11/2015) malam.

Menlu menyebutkan aksi radikalisme terus terjadi di berbagai belahan dunia. Terakhir aksi teror terjadi di Mali.

"Ada aksi teror di Mali, kami sudah komunikasi dengan personel di Mali, dan dipastikan semua WNI dalam kondisi selamat," kata Retno.

Ia menyebutkan di sela KTT ASEAN, Presiden Jokowi akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pihak termasuk Sekjen PBB.

"Yang dibahas dengan Sekjen PBB tentu isu-isu global, termasuk radikalisme, Indonesia berperan besar dalam penanganan masalah itu," katanya.

Terkait masalah pengungsi, Retno mengatakan penanganan masalah itu bukan hanya tanggung jawab satu negara. "Kerja sama internasional harus ditingkatkan, termasuk dalam masalah perdagangan manusia," katanya.

Menlu menyebutkan dalam kunjungannya ke Kuala Lumpur Presiden akan menghadiri 10 KTT dan sejumlah pertemuan bilateral. Untuk pertemuan bilateral, selain bertemu dengan Sekjen PBB, Presiden akan bertemu tiga kepala negara yaitu Selandia Baru, Jepang dan Vietnam.

Menlu menyebutkan selama KTT ASEAN ada tiga dokumen yang ditandatangani antara lain terkait penanganan perdagangan manusia terutama anak dan perempuan, terkait stabilitas masyarakat ASEAN.

Mengenai suara Indonesia terhadap MEA, Menlu mengatakan 94 persen aksi terkait MEA sudah dikerjakan dan yang belum tercapai akan dilanjutkan setelah 2015.

"Capaian Indonesia sendiri termasuk bagus," kata Menlu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Intelijen Indonesia Serukan Kerjasama Atasi Terorisme di ASEAN

Intelijen Indonesia Serukan Kerjasama Atasi Terorisme di ASEAN

News | Sabtu, 21 November 2015 | 07:14 WIB

Polri-TNI Atur Strategi Percepat Tangkap Teroris Santoso

Polri-TNI Atur Strategi Percepat Tangkap Teroris Santoso

News | Kamis, 19 November 2015 | 17:40 WIB

Isu HAM Jadi Kendala Utama Pemberantasan Terorisme

Isu HAM Jadi Kendala Utama Pemberantasan Terorisme

News | Jum'at, 20 November 2015 | 06:13 WIB

Ba'asyir Minta Sidang PK Digelar di PN Cilacap

Ba'asyir Minta Sidang PK Digelar di PN Cilacap

News | Selasa, 17 November 2015 | 13:03 WIB

Sakit, Sidang PK Ba'asyir Ditunda

Sakit, Sidang PK Ba'asyir Ditunda

News | Selasa, 17 November 2015 | 12:22 WIB

Ajukan PK, Ba'asyir Beberkan Bukti Baru

Ajukan PK, Ba'asyir Beberkan Bukti Baru

News | Selasa, 17 November 2015 | 11:09 WIB

Tiongkok Siap Perangi Terorisme Bersama Prancis

Tiongkok Siap Perangi Terorisme Bersama Prancis

News | Sabtu, 14 November 2015 | 13:05 WIB

1500 Tentara Tambahan Prancis Dikirim ke Paris

1500 Tentara Tambahan Prancis Dikirim ke Paris

News | Sabtu, 14 November 2015 | 11:15 WIB

Jumlah Korban Tewas Serangan Paris Bertambah Jadi 120 Orang

Jumlah Korban Tewas Serangan Paris Bertambah Jadi 120 Orang

News | Sabtu, 14 November 2015 | 09:45 WIB

PBB Kutuk Serangan  di Paris

PBB Kutuk Serangan di Paris

News | Sabtu, 14 November 2015 | 09:01 WIB

Terkini

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

×