Buntut Bom Paris, Belgia Naikkan Status Keamanan Tertinggi

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 21 November 2015 | 09:38 WIB
Buntut Bom Paris, Belgia Naikkan Status Keamanan Tertinggi
Sebuah rangkaian lilin di acara untuk mengenang korban teror Paris. (Reuters)

Suara.com - Pemerintah Belgia, Sabtu (21/11/2015) ini mendadak menaikan status keamanannya dari siaga ke level keamanan yang paling tinggi. Pemerintah menyerukan ke warganya untuk sangat waspada.

Seorang pejabat pemerintah menyatakan warganya untuk tidak berada di kerumunan orang banyak. Sebab Belgia menganggap ada ancaman besar terkait terorisme.

Tingkat keamanan Belgia di level 4. pemerintah pun mengeluarkan pernyataan jika kemungkinan besar teror bom Paris dialami Belgia.

Sebelumnya, Kepolisian Jerman menahan seorang lelaki dan dua perempuan dekat perbatasan Belgia yang diduga terkait dengan serangan teror di Paris yang menewaskan 129 orang.

Kantor berita Jerman DPA mengutip seorang juru bicara kepolisian Aachen yang menyebutkan kalau ada tersangka serangan teror Paris di wilayahnya. Surat kabar lokal Aachener Zeitung mengatakan, polisi telah menangkap tiga tersangka itu dan ditahan di kota Alsdorf, dekat Aachen.

Pasukan polisi Eropa mencari khususnya Salah Abdeslam, 26 tahun, yang namanya disebut oleh kepolisian Prancis sebagai tersangka utama dalam serangan-serangan Paris.

Dari Wina diberitakan bahwa Abdeslam pernah berada di Austria pada September 2015.

Adiknya Brahim Abdeslam, yang meledakkan dirinya sendiri dalam serangan-serangan pada Jumat, diketahui di dalam mobil bersama mereka dan mengatakan berlibur di Austria. Ketiga pria itu diizinkan meneruskan perjalanan mereka setelah pemeriksaan lalu lintas rutin. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Intelijen Indonesia Serukan Kerjasama Atasi Terorisme di ASEAN

Intelijen Indonesia Serukan Kerjasama Atasi Terorisme di ASEAN

News | Sabtu, 21 November 2015 | 07:14 WIB

Ini Rincian Dana yang Dihabiskan ISIS untuk Meneror Paris

Ini Rincian Dana yang Dihabiskan ISIS untuk Meneror Paris

News | Sabtu, 21 November 2015 | 06:40 WIB

Tentara Rusia Tulis Pesan Khusus untuk ISIS di Bomnya

Tentara Rusia Tulis Pesan Khusus untuk ISIS di Bomnya

News | Sabtu, 21 November 2015 | 06:07 WIB

Indonesia Sudah Jadi Bagian ISIS, Waspadalah

Indonesia Sudah Jadi Bagian ISIS, Waspadalah

News | Jum'at, 20 November 2015 | 19:39 WIB

Pascabom Paris, Malaysia Kerahkan Tentara Jelang Kedatangan Obama

Pascabom Paris, Malaysia Kerahkan Tentara Jelang Kedatangan Obama

News | Jum'at, 20 November 2015 | 11:26 WIB

Empat Pelaku Bom Paris Masuk 'Daftar Hitam' Intelijen AS

Empat Pelaku Bom Paris Masuk 'Daftar Hitam' Intelijen AS

News | Jum'at, 20 November 2015 | 09:02 WIB

Pelaku Teror Masuk Paris, Prancis Pertanyakan Kerjasama Eropa

Pelaku Teror Masuk Paris, Prancis Pertanyakan Kerjasama Eropa

News | Jum'at, 20 November 2015 | 06:02 WIB

Otak Pelaku Teror di Paris Dipastikan Tewas

Otak Pelaku Teror di Paris Dipastikan Tewas

News | Jum'at, 20 November 2015 | 05:35 WIB

Lagu Kebangsaan Prancis Akan Dikumandangkan di Premier League

Lagu Kebangsaan Prancis Akan Dikumandangkan di Premier League

Bola | Jum'at, 20 November 2015 | 03:00 WIB

Rusia dan Prancis Dorong Ada Resolusi PBB untuk Gempur ISIS

Rusia dan Prancis Dorong Ada Resolusi PBB untuk Gempur ISIS

News | Jum'at, 20 November 2015 | 01:30 WIB

Terkini

JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental

JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental

Bekaci | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:54 WIB

PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki

PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:49 WIB

Taman Rekreasi Indonesia Bersiap Naik Level, Pelaku Industri dari Berbagai Negara Hadir di Jakarta

Taman Rekreasi Indonesia Bersiap Naik Level, Pelaku Industri dari Berbagai Negara Hadir di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:45 WIB

Jelang Muktamar NU Ke-35, Mohammad Nuh Jawab Isu Penyanderaan SK PCNU

Jelang Muktamar NU Ke-35, Mohammad Nuh Jawab Isu Penyanderaan SK PCNU

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:40 WIB

Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea

Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:37 WIB

Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas

Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas

Sumut | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:35 WIB

Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program

Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:26 WIB

PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027

PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:25 WIB

Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026

Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:20 WIB

Soroti Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Akademisi Dorong Penerapan Pemberatan Pidana Eks Jampidsus

Soroti Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Akademisi Dorong Penerapan Pemberatan Pidana Eks Jampidsus

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:13 WIB

×