Rusia dan Prancis Dorong Ada Resolusi PBB untuk Gempur ISIS

Laban Laisila | Suara.com

Jum'at, 20 November 2015 | 01:30 WIB
Rusia dan Prancis Dorong Ada Resolusi PBB untuk Gempur ISIS
Presiden Prancis Francais Hollande. [reuters]

Suara.com - Rusia mengajukan revisi rancangan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memerangi kelompok bersenjata ISIS yang didukung oleh Prancis.

Persetujuan dari dewan beranggotakan 15 negara itu pada rancangan resolusi tunggal, yang menjabarkan pendekatan internasional guna mengalahkan kelompok bersenjata ISIS, akan menandai langkah signifikan setelah berbulan-bulan perselisihan antara barat dan Rusia.

Rancangan usulan Rusia pertama kali disampaikan kepada Dewan Keamanan pada akhir September 2015 tapi ditolak oleh Amerika Serikat, Inggris dan Prancis dalam hal seruan memerangi kelompok bersenjata ISIS dengan persetujuan pemerintah Suriah.

Rancangan resolusi baru masih mengandung ketentuan itu, kata Duta Besar Rusia Vitaly Churkin, tapi dia mengabaikan perbedaan pendapat.

"Kami menyerukan kerja sama yang lebih erat daripada yang kita miliki saat ini di antara semua pihak yang berjuang di Suriah dan Irak," kata Churkin kepada wartawan setelah pertemuan tertutup dewan.

"Satu hal yang terdengar keras dan jelas dalam diskusi kami di dewan adalah bahwa harus ada kesatuan dewan. Saya tidak melihatnya sebagai kesenjangan yang besar." Presiden Prancis Francois Hollande menyerukan Dewan Keamanan untuk segera mengadopsi resolusi guna memperkuat perang melawan kelompok bersenjata IS pascaserangan Paris.

Hollande akan bertemu Presiden Vladimir Putin di Moskow pada 26 November 2015, dua hari setelah pembicaraan di Washington dengan Presiden Barack Obama yang bertujuan untuk meningkatkan kampanye melawan ekstrimis. (AFP/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Langgar Hukum, Polisi Tak Bisa Cegah WNI ke Luar Negeri

Tak Langgar Hukum, Polisi Tak Bisa Cegah WNI ke Luar Negeri

News | Kamis, 19 November 2015 | 18:21 WIB

Polri-TNI Atur Strategi Percepat Tangkap Teroris Santoso

Polri-TNI Atur Strategi Percepat Tangkap Teroris Santoso

News | Kamis, 19 November 2015 | 17:40 WIB

VIDEO: Karena Keajaiban, Perempuan Ini Lolos dari Maut di Paris

VIDEO: Karena Keajaiban, Perempuan Ini Lolos dari Maut di Paris

Video | Kamis, 19 November 2015 | 17:00 WIB

36 WNI Ditangkap di Malaysia Dicurigai Akan Bergabung ke ISIS

36 WNI Ditangkap di Malaysia Dicurigai Akan Bergabung ke ISIS

News | Kamis, 19 November 2015 | 15:55 WIB

Terkini

Kelompok Misterius Pro Iran Muncul Diklaim Lakukan Serangan di Eropa, Siapa?

Kelompok Misterius Pro Iran Muncul Diklaim Lakukan Serangan di Eropa, Siapa?

News | Senin, 13 April 2026 | 13:37 WIB

Fraksi PSI DPRD DKI Soroti Potensi Komersialisasi Air dan 'Pasar Tawanan' di Jakarta

Fraksi PSI DPRD DKI Soroti Potensi Komersialisasi Air dan 'Pasar Tawanan' di Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 13:36 WIB

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

News | Senin, 13 April 2026 | 13:25 WIB

Ketergantungan Batu Bara Jadi Bom Waktu, IESR Desak Percepatan Transisi Ekonomi

Ketergantungan Batu Bara Jadi Bom Waktu, IESR Desak Percepatan Transisi Ekonomi

News | Senin, 13 April 2026 | 13:25 WIB

Tiba di Moskow, Ini Agenda Prabowo Selama Kunker di Rusia

Tiba di Moskow, Ini Agenda Prabowo Selama Kunker di Rusia

News | Senin, 13 April 2026 | 13:23 WIB

JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah

JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah

News | Senin, 13 April 2026 | 13:10 WIB

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

News | Senin, 13 April 2026 | 13:08 WIB

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

News | Senin, 13 April 2026 | 13:07 WIB

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

News | Senin, 13 April 2026 | 12:54 WIB

Mendes Yandri Susanto Bantah Isu Dana Desa Dipotong, Sebut Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Warga

Mendes Yandri Susanto Bantah Isu Dana Desa Dipotong, Sebut Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Warga

News | Senin, 13 April 2026 | 12:41 WIB