ISIS Klaim Bertanggung Jawab Serangan Masjid di Bangladesh

Tomi Tresnady

Sabtu, 28 November 2015 | 01:30 WIB
ISIS Klaim Bertanggung Jawab Serangan Masjid di Bangladesh
Militan bernama Al Karar dari Irak (tengah), Abo Ibrahim al Jarzawy, dan Al Ghareeb dari Aljazair dalam rekaman video yang dirilis oleh ISIS pada Senin (16/11/2015). [Reuter]

Suara.com - Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan bersenjata yang menewaskan seorang Syiah dan melukai tiga orang lainnya di sebuah masjid di Bangladesh.

Itu adalah serangan kedua yang menargetkan agama minoritas dalam satu bulan ini. Namun, seorang pejabat Bangladesh membantah jika ISIS dan Levant beroperasi di negara Asia Selatan yang berjumlah 160 juta orang itu.

Tiga orang bertopeng memasuki masjid Imam Khomeini di desa Haripur dan mulai menembak tanpa pandang bulu sebelum melarikan diri, saksi mengatakan itu kepada Al Jazeera. Setidaknya 20 orang melakukan salat malam pada Kamis (26/11/).

Dua tersangka ditangkap sehubungan dengan serangan di distrik Bogra, 125 kilometer sebelah utara ibukota Dhaka. ISIS pun mengklaim bertanggung jawab atas serangan di masjid. Namun, Mustasirul Islam, wakil komiraris Polisi Metropolitan Dhaka meragukan kebenaran pernyataan ISIS.

Moazzem Hossain, seorang muadzin berusia 70 tahun meninggal tak lama setelah di bawa ke rumah sakit setempat. ISIS juga telah mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan dua warga negara asing dalam beberapa bulan terakhir, serta pembunuhan mengerikan terhadap beberapa blogger.

Pada tanggal 24 Oktober, ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangkaian ledakan yang menargetkan Muslim Syiah di Dhaka saat prosesi keagamaan, hingga menewaskan satu orang.

Namun, pihak Islam mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kelompok bersenjata lokal berada di balik serangan, bukan ISIS.

"Mereka menggunakan nama Negara Islam untuk menarik perhatian media,"katanya.

Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina mengatakan mereka bukan Muslim sejati. "Membunuh orang saat berdoa di masjid bukanlah pekerjaan yang dilakukan seorang Muslim sejati...juga bunuh diri bukan pekerjaan seorang Muslim sejati," katanya.

Di tengah meningkatnya ancaman terhadap warga negara asing, Australia pada Jumat meminta warganya secara sukarela meninggalkan Bangladesh, dan akan dibiayai pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diprotes FPI, Diskusi Soal Teror ISIS di Indonesia Dibatalkan

Diprotes FPI, Diskusi Soal Teror ISIS di Indonesia Dibatalkan

News | Jum'at, 27 November 2015 | 14:00 WIB

Polisi Masih Belum Tahu Sumber Teror 'Pesan Sang Komandan'

Polisi Masih Belum Tahu Sumber Teror 'Pesan Sang Komandan'

News | Kamis, 26 November 2015 | 17:41 WIB

Diserang ISIS, Tunisia Tutup Perbatasan Libya Selama 15 Hari

Diserang ISIS, Tunisia Tutup Perbatasan Libya Selama 15 Hari

News | Kamis, 26 November 2015 | 11:08 WIB

Istana dan Polda Diancam ISIS, Panglima TNI Sebar Perintah Siaga

Istana dan Polda Diancam ISIS, Panglima TNI Sebar Perintah Siaga

News | Rabu, 25 November 2015 | 17:05 WIB

Kapolda Belum Pastikan Teror 'Pesan Sang Komandan' dari Santoso

Kapolda Belum Pastikan Teror 'Pesan Sang Komandan' dari Santoso

News | Rabu, 25 November 2015 | 14:09 WIB

Terkini

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:48 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:41 WIB

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:39 WIB

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:00 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:18 WIB

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:03 WIB