Luhut: Ada Potensi Ancaman Teroris di Indonesia dalam Waktu Dekat

Ardi Mandiri | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 07 Desember 2015 | 17:50 WIB
Luhut: Ada Potensi Ancaman Teroris di Indonesia dalam Waktu Dekat
Menko Polhukam. (Suara.com/ Agung Sandy)
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut B Panjaitan mengaku rapat koordinasi yang gelar bersama Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Sutiyoso dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Saud Usman Nasution dan sejumlah pihak terkait yakni membahas mengenai penanganan terorisme dan persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak pada 9 Desember 2015 mendatang. 
 
"Tadi juga baru selesai rapat mengenai penanganan terorisme, dan pilkada kita lagi konsentrasi kesana, karena masih ada beberapa pilkada yang masih sedikit bermasalah seperti di simalungun dan itu juga sedang kita atasi, juga tempat kotak-kotak suara yang masih belum baik, dan belum terbuka, jadi kita kirim kesana," kata Luhut di kantor Kemenkopolhukam, Jalan Merdeka Barat, Senin (7/12/2015).
 
Menurutnya, berdasarkan informasi yang diperoleh ada potensi ancaman terorisme di Indonesia dalam waktu dekat. 
 
"Masalah terorisme, yang kita dapat informasi lagi bahwa ada kemungkinan-kemungkinan, kegiatan-kegiatan terorisme di dalam waktu-waktu dekat ini," katanya.
 
Untuk mengantisipasi ancaman terorisme, pemerintah, kata dia juga telah menggandeng organisasi keagamaan untuk menangkal ideologi yang dianut oleh kelompok teroris
 
"Sehingga kita menyiagakan semua pihak lagi, dan kemudian kerja sama dengan MUI, NU dan muhammadiyah dan semua untuk membuat program untuk masalah-masalah deradikalisasi," katanya.
 
Soal persiapan pelaksanaan Pilkada, Luhut mengakui masih banyak kendala yang dihadapi. Namun demikian, dia menjamin pelaksanaan Pilkada Serentak tidak akan tertunda. 
 
"Kita jamin karena ngga boleh(tertunda) karena dijamin undang-undang kalau ada yang bermasalah kita akui, dan dari awal juga sudah kita pikiran, pasti ada saja yang masalah dari 269 wilayah, ngga gampang kan itu semua, tapi insyallah kita bisa selesaikan," katanya. 
 
Dikesempatan yang sama, Kepala BIN Sutiyoso mengatakan butuh kerjasama yang sinergis antara pemerintah untuk menangani masalah terorisme. 
 
"Sekali lagi terorisme itu kan centralnya BNPT, jadi karena itu kita perlu bergerak bersama-sama, sehingga sapa yang melakukan apa itu jelas dalam ranah masing-masing intinya seperti itu," kata Sutiyoso. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Israel Tangkap Teroris Yahudi, Pembakar Rumah Keluarga Palestina

Israel Tangkap Teroris Yahudi, Pembakar Rumah Keluarga Palestina

News | Jum'at, 04 Desember 2015 | 09:05 WIB

TNI Selidiki Tentara yang Tewas Ditembak di Poso

TNI Selidiki Tentara yang Tewas Ditembak di Poso

News | Senin, 30 November 2015 | 11:28 WIB

Kelompok Santoso Tembak Mati Prajurit TNI

Kelompok Santoso Tembak Mati Prajurit TNI

News | Minggu, 29 November 2015 | 22:28 WIB

Kostrad Serius Antisipasi Gangguan Kelompok Teroris

Kostrad Serius Antisipasi Gangguan Kelompok Teroris

News | Minggu, 29 November 2015 | 03:43 WIB

Terkini

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB