Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku sangat mengapresiasi rapat koordinasi soal penanggulangan bahaya terorisme dan isu SARA (Suku, Agama, Ras, Antargolongan) yang digelar Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
"Saya sangat berterima kasih kepada DPD yang mau memfasilitasi forum ini. Ini bagus sekali," kata Djarot saat memberikan sambutan di rakor yang bertemakan Kebijakan Menghadapi Konflik SARA (Suku, Agama, Ras, Antargolongan) dan Bahaya Terorisme di DKI Jakarta di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12/2015).
Ancaman terorisme, kata Djarot harus menjadi fokus bersama oleh seluruh pemangku kepentingan. Dia juga berharap umat Islam yang ada di Jakarta bisa menunjukkan sikap toleran antar umat beragama.
"Prancis yang segitu ketat bisa kebobolan. Ini harus jadi perhatian bersama. Kita tunjukkan islam moderen," katanya.
Selain itu, Djarot juga menyoroti masalah maraknya tawuran antarkelompok warga di Jakarta. Dia menganggap konflik sosial kerap muncul memang sengaja dirancang untuk mengalihkan upaya penyeludupan narkoba di Jakarta
"Kami menemukan secara fakta tawuran didesain guna mengalihkan masuknya narkoba," katanya.