Ultah PGRI di Gelora Bung Karno Sisakan Ribuan Kotak Nasi Basi

Minggu, 13 Desember 2015 | 17:22 WIB
Ultah PGRI di Gelora Bung Karno Sisakan Ribuan Kotak Nasi Basi
Nasi bungkus yang dikemas dalam kotak bertuliskan HUT ke 70 PGRI tergeletak begitu saja di Sektor 20 dan Sektor 19 stadion. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Usai peringatan ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia yang ke 70 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (13/12/2015), menyisakan ribuan nasi bungkus basi. Nasi bungkus yang dikemas dalam kotak bertuliskan HUT ke 70 PGRI tergeletak begitu saja di Sektor 20 dan Sektor 19 stadion.

Aroma tidak sedap menyeruak ketika kotak nasi dibuka. Lalat terlihat beterbangan di sekitar bungkusan-bungkusan nasi.

Sejauh ini belum ada yang mengetahui mengapa nasi tersebut dibiarkan di sana sehingga basi. Seorang warga mengatakan nasi kotak tersebut sudah ada sejak siang tadi di area tersebut.

"Ada yang masih bagus sih, tapi ada yang udah basi. Lihat aja tuh lalatnya," kata dia.
Acara ulang tahun yang ke 70 PGRI dihadiri ribuan guru dari seluruh Indonesia. Panitia sengaja mengundang guru-guru dari berbagai pelosok negeri ke Stadion Utama Gelora Bung Karno sekaligus untuk silaturahmi.

Sebelum acara digelar, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengeluarkan surat edaran B/3903/M.PANRB/12/2015 tanggal 7 Desember untuk melarang guru mengikuti kegiatan PGRI pada hari ini.

Ketua PGRI Sulistiyo mempertanyakan surat edaran tersebut.

"PGRI adalah organisasi legal yang selama ini bergandengan tangan dengan pemerintah. Tidak ada yang perlu dicurigai ketika PGRI mengundang anggotanya seluruh pelosok Indonesia untuk merayakan HUT ke 70," kata Sulistiyo dalam sambutan.

Sulistiyo menegaskan puncak acara ulang tahun PGRI di Stadion Utama Gelora Bung Karno legal. Panitia acara sudah mendapatkan izin dari kepolisian.

"Saya bersyukur anggota PGRI bersemangat hadir dan justru mendapat dukungan dari bupati/wali kota dan gubernurnya," kata Sulistiyo.

Dia mengungkapkan acara puncak hari ulang tahun PGRI memang dibuat secara khusus, sama seperti tahun ultah yang ke 40, ke 50, dan 60, turut mengundang anggota dalam jumlah yang banyak. Bagi PGRI, acara semacam ini sekaligus menjadi forum silaturahim nasional.

"Ini juga menjadi ajang saling komunikasi antarsesama profesi. Tidak ada politis, kecuali politik untuk memperjuangkan mutu guru dan pendidikan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI