"Deadline" Pencarian MH370 Akhirnya Ditetapkan

Arsito Hidayatullah

Kamis, 24 Desember 2015 | 19:01 WIB
"Deadline" Pencarian MH370 Akhirnya Ditetapkan
Ilustrasi misteri hilangnya MH370. [Shutterstock/Mohd KhairilX]

Suara.com - Pemerintah Australia akhirnya mengumumkan target batas akhir (deadline) pencarian bawah laut terhadap MH370, pesawat Malaysia Airlines yang hilang sejak tahun lalu.

Berdasarkan keterangan resmi dari Pusat Koordinasi Agensi Gabungan (JACC) Australia, pencarian pesawat yang hilang tersebut akan berakhir pada Juni 2016. Operasi pencarian sendiri disebut merupakan yang terbesar dan termahal dalam sejarah, dengan luas kawasan dasar laut yang sudah dipantau mencapai 80.000 kilometer persegi.

 
Diketahui, pesawat dengan nomor penerbangan MH370 itu hilang pada 8 Maret 2014 lalu, tak lama setelah bertolak dari Kuala Lumpur, Malaysia, dengan tujuan ke Beijing, Cina. Pesawat itu dilaporkan membawa total 239 orang, terdiri dari penumpag dan kru.

"Konsisten dengan janji yang diberikan Pemerintah Australia, Malaysia dan Republik Rakyat Cina (RRC) awal tahun ini, (kawasan seluas) 120.000 kilometer persegi akan ditelusuri secara menyeluruh. Diperkirakan ini akan selesai pada sekitar Juni 2016," ungkap pernyataan tersebut.

Hilangnya MH370 sendiri telah menarik perhatian dunia, sekaligus memancing munculnya berbagai teori tentang apa yang terjadi di baliknya --mulai dari aksi terorisme hingga persoalan pilot. Pada awal tahun ini, beberapa puing yang ditemukan di pantai Pulau Reunion di Samudera Hindia, dipastikan berasal dari pesawat itu. Namun hingga kini, baru itu saja hasil nyata yang bisa ditemukan.

 
Menurut keterangan pihak JACC pula, faktor cuaca sempat menghambat upaya pencarian belakangan ini. Namun proses pencarian dipastikan terus dilakukan, termasuk pada periode libur Natal dan tahun baru ini.

"Seandainya pesawat itu ditemukan dan bisa diakses, Australia, Malaysia dan RRC telah sepakat merencanakan (bersama) langkah evakuasi, termasuk mengamankan semua bukti yang diperlukan demi menyelidiki insiden tersebut," ungkap pihak JACC pula. [News.com.au]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pencarian Pesawat MH370 Tertunda Gara-gara Penyakit Usus Buntu

Pencarian Pesawat MH370 Tertunda Gara-gara Penyakit Usus Buntu

News | Rabu, 11 November 2015 | 16:55 WIB

Tim Pencari MH370 Dituding Lewatkan Bangkai Pesawat di Dasar Laut

Tim Pencari MH370 Dituding Lewatkan Bangkai Pesawat di Dasar Laut

News | Selasa, 20 Oktober 2015 | 18:12 WIB

Puing Diduga MH370 Ditemukan dalam Hutan, Ini Jawaban Malaysia

Puing Diduga MH370 Ditemukan dalam Hutan, Ini Jawaban Malaysia

News | Selasa, 13 Oktober 2015 | 17:26 WIB

ICAO Tunda Aturan Sistem Pelacakan Pesawat Pascahilangnya MH370

ICAO Tunda Aturan Sistem Pelacakan Pesawat Pascahilangnya MH370

News | Rabu, 23 September 2015 | 09:54 WIB

Terkini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB

Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil

Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:05 WIB

Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati

Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:50 WIB

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:15 WIB

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:01 WIB

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:05 WIB

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:51 WIB

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:16 WIB