2015, Angka Kriminalitas di Kota Bandung Tertinggi di Jabar

Ririn Indriani

Rabu, 30 Desember 2015 | 19:57 WIB
2015, Angka Kriminalitas di Kota Bandung Tertinggi di Jabar
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat Irjen Pol Moechgiyarto menyatakan Kota Bandung tertinggi tingkat kasus kriminalitas selama 2015 di Jawa Barat.

"Tingkat kriminalitas tertinggi pada 2015 berada di wilayah hukum Polrestabes Bandung berjumlah 4.016 kasus," kata Kapolda saat konferensi pers akhir tahun di Markas Polda Jabar di Bandung, Rabu (30/12/2015).

Ia menyebutkan tiga peringkat tertinggi angka kriminalitas di Jabar setelah Kota Bandung yakni kedua Polres Bogor dengan jumlah 3.621 kasus dan ketiga Polres Bandung sebanyak 2.224 kasus.

Banyaknya kasus kriminalitas di tiga daerah itu, kata Irjen Pol Moechgiyarto, bukan berarti polres bersangkutan tidak melakukan pencegahan atau ada pembiaran.

Ia menjelaskan tindakan kriminalitas tidak dapat terdeteksi, sementara polisi tentunya memiliki keterbatasan.

"Kita juga ada keterbatasan, terpenting adalah polisi proaktif menangani perkara," imbuh Irjen Pol Moechgiyarto.

Ia menegaskan, jajarannya sudah pasti memproses segala bentuk tindak pidana sesuai hukum yang berlaku.

"Kalau ada kasus pidana ya diproses. Kalau aktif, ya banyak kasus kejahatan banyak terungkap," kata jenderal bintang dua itu.

Untuk itu, ia menginstruksikan kepada tiga polres yang memiliki tingkat kriminalnya tinggi agar lebih maksimal menjalankan tugasnya untuk menciptakan keamanan masyarakat.

Kapolda juga minta 22 polres dan polrestabes lainnya untuk meningkatkan patroli, aktifkan pos mobile serta giatkan fungsi intelijen daerahnya masing-masing.

"Supaya enggak terjadi gangguan kamtibmas (keamanan, ketertiban masyarakat), harus kuat-kuatan, semakin petugas kuat, ya penjahat berkurang, kalau petugas lemah, penjahat tumbuh dan senang," katanya.

Sepanjang 2015 tindak pidana yang terjadi dan ditangani Polda Jabar mengalami penurunan 67 perkara atau 0,26 persen.

Tahun 2014 tercatat sebanyak 25.722 perkara menjadi 25.705 perkara pada tahun 2015.

Sedangkan penyelesaian perkara tindak pidana 2015 turun 3,76 persen dari 27.705 perkara dapat diselesaikan 12.206 perkara, sedangkan 2014 dari 22.772 perkara dapat diselesaikan 11.345 perkara. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas! Kejahatan di Jakarta Meningkat Jelang Tahun Baru

Awas! Kejahatan di Jakarta Meningkat Jelang Tahun Baru

News | Senin, 21 Desember 2015 | 11:52 WIB

Dua Pencuri Sapi Tewas Dibakar Massa di Bangkalan, Madura

Dua Pencuri Sapi Tewas Dibakar Massa di Bangkalan, Madura

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 11:10 WIB

7 Negara Paling Damai di Dunia

7 Negara Paling Damai di Dunia

Lifestyle | Jum'at, 21 Maret 2014 | 14:25 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:50 WIB

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB