Suara.com - Usai pesta malam pergantian tahun baru di Ibu Kota Jakarta, sekarang giliran petugas kebersihan yang bekerja mati-matian. Ratusan ribu ton sampah ditinggalkan masyarakat yang semalam merayakan malam tahun baru.
Di Jakarta utara, sekitar 150 ton sampah, hari ini, diangkut petugas suku dinas kebersihan. Jumlah ini meningkat sekitar dua persen dibandingkan sampah yang ditinggalkan pada perayaan tahun baru 2015.
"Artinya, dengan adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah di tempatnya masih kurang," kata Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Utara, Bondan Diah Ekowati, kepada wartawan, Jumat (1/1/2016).
Sampah tersebut diangkut dari titik-titik perayaan, seperti Jalan Boulevard Kelapa Gading, Banjir Kanal Timur, Waduk Pluit, Penjaringan, Tanjung Priok, sepanjang Jalan Gunung Sahari, dan R. E. Martadina (Ancol).
Untuk mengangkut sampah, kata Bondan, dikerahkan 75 armada dengan 275 petugas kebersihan.
"Selanjutnya seluruh sampah itu kami buang ke Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat," kata Bondan.
Sementara sampah yang ditinggalkan di Taman Mini Indonesia Indah juga mencapai berton-ton.
"Tadi malam sudah kita siapkan lebih dari 1.000 tong sampah. Namun karena pengunjung membludak, sampah tak tertampung lagi. Apalagi pengunjung juga banyak membuang sampah sembarangan," ujar petugas kebersihan bernama Asep Indra.
Sampah tersebut berserakan di hampir semua tempat di TMII, seperti alun-alun Tugu TMII, trotoar jalan, areal parkir hingga taman. Bahkan di kolam tugu TMII juga dipenuhi sampah.
"Belum tahu jumlah seluruhnya, karena sampai sekarang masih kita bersihkan," kata dia.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Jawaban Kocak Kaesang Respon Tweet Jokowi Kunjungi Teluk Pianemo
Di Tanah Abang, Pejalan Kaki Dilindas Bus Mayasari
Perombakan Kabinet Jilid II Jangan Ikuti Selera Partai Politik
Polisi Kejar Istri Santoso di Pegunungan Poso