Masalah Kartu Kredit, Bank Mega Paling Banyak Diadukan Konsumen

Siswanto, Erick Tanjung

Jum'at, 08 Januari 2016 | 13:02 WIB
Masalah Kartu Kredit, Bank Mega Paling Banyak Diadukan Konsumen
Tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Jumat (16/10). (Antara)

Suara.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia merilis sepanjang tahun 2015 pengaduan konsumen paling banyak diterima dari sektor perbankan. ‎Kasus perbankan yang banyak dilaporkan mengenai kartu kredit.

"Yang paling tinggi pengaduan konsumen masalah perbankan ini adalah kartu kredit yaitu sebanyak 70 laporan," kata koordinator tim pengaduan perbankan YLKI‎, Abdul Baasith, dalam konferensi pers di Jalan Pancoran Barat VII, Nomor 1, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/1/2016).

‎Permasalahan pengguna kartu kredit paling banyak menyangkut kasus pembobolan. Artinya, keamanan kartu kredit sangat rendah. Selain itu penolakan biaya, bunga, denda, gagal bayar, dan sistem transaksi.

"Dari 70 kartu kredit ini rata-rata hilang, dan dibobol melalui internet banking," ujarnya.

Menurut data YLKI, dalam menanggapi laporan konsumen, respon bank sangat lambat dan merugikan. Contohnya, ketika kartu kredit hilang dan konsumen minta bank memblokirnya, tetapi pelaksanaannya sangat lamban. Karena kerja bank lamban, pembobol kartu kredit leluasa menyedot uang.

‎"Masalahnya pihak bank juga sangat lambat merespon ketika kartu kredit nasabah hilang, untuk melakukan pemblokiran juga bank lama prosesnya," katanya.

Bank yang paling banyak diadukan ke YLKI adalah Bank Mega, yaitu sebanyak 17 pengaduan, BCA sebanyak delapan pengaduan, Bank ANZ dan Standard Chartered masing-masing delapan pengaduan, Bank Mandiri sebanyak tujuh pengaduan, CIMB Niaga sebanyak tujuh pengaduan.

"Bank Mega ini ‎paling banyak kasus kartu kreditnya. Konsumen yang menggunakan kartu kredit bank mega ada sebanyak 1,9 juta berdasarkan data neraca.co.id," kata dia.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi menilai bank tidak mengedukasi nasabah pengguna kartu kredit sehingga mereka sering terjebak promosi petugas kartu kredit.


"‎Pihak bank tidak mengedukasi konsumennya bagaimana menggunakan kartu kredit.‎ Oleh sebab itu kami meminta pihak Otoritas Jasa Keuangan menertibkan bank-bank tersebut," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Metro Jaya Bekuk Pembobol Kartu Kredit

Polda Metro Jaya Bekuk Pembobol Kartu Kredit

News | Sabtu, 19 Desember 2015 | 00:45 WIB

Pertumbuhan Kartu Kredit Bank Mandiri Tahun Depan Hanya 10 persen

Pertumbuhan Kartu Kredit Bank Mandiri Tahun Depan Hanya 10 persen

Bisnis | Selasa, 15 Desember 2015 | 19:05 WIB

Bank Mandiri Luncurkan Kartu Kredit Segmen High End

Bank Mandiri Luncurkan Kartu Kredit Segmen High End

Bisnis | Selasa, 15 Desember 2015 | 15:43 WIB

Terkini

Teror Bom Molotov! Rumah Advokat di Ciracas Diserang Dua Pria Misterius

Teror Bom Molotov! Rumah Advokat di Ciracas Diserang Dua Pria Misterius

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:00 WIB

Bagaimana Satelit Membantu Ilmuwan Melindungi Sungai dari Pencemaran dan Perubahan Iklim?

Bagaimana Satelit Membantu Ilmuwan Melindungi Sungai dari Pencemaran dan Perubahan Iklim?

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:34 WIB

Iran Kesal dengan Aktivis HAM Dunia, Lihat Kelakuan Israel Cuma Diam

Iran Kesal dengan Aktivis HAM Dunia, Lihat Kelakuan Israel Cuma Diam

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:30 WIB

Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang

Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:19 WIB

Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 08:35 WIB

Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?

Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 07:08 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

×