Lima Bulan Dikubur, Ini Alasan Utama Keluarga Allya Tolak Autopsi

Siswanto, Firsta Nodia

Jum'at, 08 Januari 2016 | 21:05 WIB
Lima Bulan Dikubur, Ini Alasan Utama Keluarga Allya Tolak Autopsi
Mantan petinggi PLN, Alfian Helmy yang merupakan ayah dari Allya Siska Nadya saat menggelar Jumpa pers terkait kematian putrinya usai Terapi Chiropractic di Jakarta, Jumat (8/1/2016). (Foto: suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Keluarga mengungkapkan alasan keberatan mereka jika jenazah Allya Siska Nadya (33) diautopsi polisi untuk membuktikan dugaan malpraktik usai menjalani terapi chiropractic di Klinik Chiropractic First, Pondok Indah Mal I, Jakarta Selatan, pada 12 Agustus 2015.

Bahkan, ayah Allya, Alfian Helmy Hasjim, mengatakan tidak ada gunanya lagi mengautopsi jasad Allya yang sudah dikubur lima bulan yang lalu.

"Seandainya itu dilakukan awal-awal, kami tidak keberatan. Tapi setelah lima bulan dimakamkan, maka sudah tidak ada gunanya," ujar Alfian saat temu media di bilangan Senayan, Jakarta, Jumat (8/1/2016).

Ia mengatakan sebagai orang awam di dunia kedokteran, ketika itu tak terpikir untuk mengautopsi jenazah Allya.

"Setelah dinyatakan meninggal dunia, kami sekeluarga sebagai orang yang sangat awam dengan masalah kedokteran, memutuskan untuk langsung memakamkannya. Tidak ada pula satupun pihak yang menyarankan kami untuk melakukan otopsi kala itu," ujarnya.

Apalagi, ketika pertamakali melaporkan kasus dugaan malpraktik ke polisi, ketika itu polisi tidak menyarankan tindakan autopsi.

"Sampai diambil berita acara pemeriksaan, belum ada satu dorongan dari pihak Polda untuk melakukan autopsi," imbuhnya.

Kini, ketika kematian putrinya telah memasuki bulan kelima, ia merasa sia-sia jika jasad Allya diautopsi.

"Bisa dicek pada ahli, setelah lima bulan, jasad sudah tinggal tulang, tidak ada jaringan yan melekat. Dokter spesialis juga mengatakan bahwa tidak berguna lagi jika dilakukan otopsi," katanya.

"Harap dihormati juga keyakinan saya sebagai muslim. Seandainya itu dilakukan awal-awal kami tidak keberatan," kata dia.

Sore tadi, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan autopsi penting untuk dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian Allya.

"Wajib itu, untuk tentukan sebab kematian," katanya di Polda Metro Jaya.

Autopsi rencananya dilakukan Minggu ini. Autopsi segera dilakukan setelah keluarga Allya mengizinkan polisi.

"Menyatakan setuju, tapi keberatan, jadi agak masih ragu-ragu," kata Krishna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dokter: Di Luar Negeri, Chiropractic Banyak Makan Korban

Dokter: Di Luar Negeri, Chiropractic Banyak Makan Korban

News | Jum'at, 08 Januari 2016 | 20:56 WIB

Orang Indonesia Gampang Tergiur Klinik Elite dan Dokter Bule

Orang Indonesia Gampang Tergiur Klinik Elite dan Dokter Bule

News | Jum'at, 08 Januari 2016 | 20:29 WIB

Kasus Chiropractic First, YLKI: Pengawasan Menkes Lemah

Kasus Chiropractic First, YLKI: Pengawasan Menkes Lemah

News | Jum'at, 08 Januari 2016 | 20:21 WIB

Sambil Nangis, Ayah Cerita Detik-detik Terakhir Perjuangan Allya

Sambil Nangis, Ayah Cerita Detik-detik Terakhir Perjuangan Allya

News | Jum'at, 08 Januari 2016 | 20:11 WIB

Terkini

Jokowi Hadir di Sidang Pembuktian Ijazah! Polisi Pasang Pengamanan Lapis 3, Pengunjung Dibatasi 80

Jokowi Hadir di Sidang Pembuktian Ijazah! Polisi Pasang Pengamanan Lapis 3, Pengunjung Dibatasi 80

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:30 WIB

Witch on the Holy Night Dapat Adaptasi Manga, Mulai Serialisasi 11 November

Witch on the Holy Night Dapat Adaptasi Manga, Mulai Serialisasi 11 November

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:30 WIB

Menjaga Nalar dan Integritas Anak di Tengah Polemik Ijazah

Menjaga Nalar dan Integritas Anak di Tengah Polemik Ijazah

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:28 WIB

Ini Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Bebas SLS dan Alkohol

Ini Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Bebas SLS dan Alkohol

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:25 WIB

Peneliti Temukan Material Mirip Plastik pada Sarang Lebah yang Mudah Terurai

Peneliti Temukan Material Mirip Plastik pada Sarang Lebah yang Mudah Terurai

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:21 WIB

Drama Penyadapan di Istana: Elite Sibuk Berperang, Rakyat Tetap Jadi Korban

Drama Penyadapan di Istana: Elite Sibuk Berperang, Rakyat Tetap Jadi Korban

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:20 WIB

12 Rekomendasi Hadiah Hari Guru yang Bermanfaat dan Murah, Tetap Berkesan!

12 Rekomendasi Hadiah Hari Guru yang Bermanfaat dan Murah, Tetap Berkesan!

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:17 WIB

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Apa? Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Apa? Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:15 WIB

Skandal Penyadapan Presiden: Kegagalan Sistemik atau Lemahnya Leadership?

Skandal Penyadapan Presiden: Kegagalan Sistemik atau Lemahnya Leadership?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:15 WIB

Anjloknya Penjualan Paksa BMW PHK Ribuan Karyawan

Anjloknya Penjualan Paksa BMW PHK Ribuan Karyawan

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 15:15 WIB

×